IJN - Aceh Timur | Warga Desa Dama Pulo, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur meminta kepada Pemerintah untuk mencabut izin tambang galian C yang beroperasi dikawasan tersebut.
Bahkan warga setempat geram dengan aktivitas tambang galian C berupa material timbunan tanah membuat jalan di Dusun Lampaseh seperti kubangan kerbau.
Dari informasi warga setempat, tambangan galian C berupa meterial timbunan tanah diduga milik Keuchik Desa Dama Pulo, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.
"Dengan adanya aktivitas penambangan galian C itu, warga merasa resah khususnya warga Dusun Lampaseh, karena jalan yang dilalui oleh warga untuk mencari rezeki rusak parah gara-gara truck milik pengusaha galian C tersebut," kata salah seorang warga yang enggan disebut namanya, Rabu, 11 Januari 2023.
Baca juga : Ratusan Imigran Rohingya Kembali Terdampar di Lamnga Aceh Besar
Dia menceritakan, keresahan warga karena pengangkutan hasil galian C berupa timbunan tanah menggunakan truck yang mengakibatkan kerusakan jalan yang dilalui oleh warga Dusun Lampaseh. "Apalagi sekarang lagi musim hujan, sehingga membuat kondisi jalan tersebut semakin parah, dan sejumlah kendaraan yang melintas terjebak di kawasan tersebut," sebutnya.
"Maunya untung aja, tapi jalan yang sudah dirusak tidak mau di perbaiki sudah kurang lebih 2 (dua) tahun lamanya, dia (Keuchik -red) seorang pemimpin tapi bukan mensejahterakan warganya ini malah menyengsarakan warga, apakah begini seorang pemimpin?," ucapnya lagi.
"Ini saya lagi mencari solusi untuk memperbaiki, sebagian jalan udah saya ratakan yang ada di Dusun Lampaseh, setelah diratakan semua baru nanti saya membuatkan talut dijalan tersebut," kata Keuchik Tarmizi.
Sebelumnya diberitakan, Warga Desa Dama Pulo, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur mengeluh akibat jalan di Desa tersebut berlumpur. Hal itu terjadi diduga akibat penambangan galian C yang beroperasi di kawasan tersebut.
Pantauan Indojayanews.com di lapangan, jalan berlumpur layaknya seperti kubangan kerbau itu terjadi di Dusun Lampaseh. Sejumlah kendaraan yang melintas bahkan terjebak di kawasan tersebut.
Pasalnya, rusaknya jalan di Dusun Lampaseh, Desa Dama Pulo sudah berlangsung lama, apalagi dengan kondisi musim hujan membuat kondisi jalan di Dusun tersebut semakin parah.
Penulis : Mhd Fahmi