IJN - Suka Makmue | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, akhirnya memperbaiki ruas jalan menuju Bandara Cut Nyak Dhien (CND) Nagan Raya, tepatnya di Gampong Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir.
Sebagaimana diketahui, kondisi ruas jalan sepanjang 990 meter itu sebelumnya mengalami rusak parah dan berlubang, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan terutama bagi pengendara sepeda motor saat melintasi wilayah tersebut.
Keuchik Gampong Langkak, Teuku Jamaluddin Cut mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA, Pj Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, Ketua DPRK, Riski Ramadhan, PUPR dan pihak lainnya telah membantu dan merespons langsung soal jalan tersebut.
"Kami atas nama Pemerintah Gampong langkak mengucapkan ribuan terima kasih dan sangat bersyukur karena telah dibantu sehingga terlaksana perbaikan dan pengaspalan jalan dengan aspal hotmix," ucapnya.
"Dengan perbaikan dan pengaspalan jalan di gampong Langkak, masyarakat bisa lebih nyaman saat melintas, sehingga tak ada lagi warga yang terperosok ke jalan yang berlubang, dan ini juga dapat menekan angka kecelakaan,"sebutnya.
Sementara itu, Aldianto warga setempat juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Nagan Raya dan semua pihak telah membantu dan mendorong agar pengapalan jalan dengan aspal hotmix di Gampong langkak bisa terlaksana.
Ia menceritakan sebelum diperbaiki, kondisi jalan sepanjang 990 meter ini rusak dan berlubang, bahkan diperparah pada saat musim hujan dengan jalan lubang yang tertutup genangan air, sehingga pengendara roda dua menjadi korban, akibat terperosok.
"Ada korban pengendara roda dua yang terperosok ke lubang yang tertutup air, bahkan ada yang langsung dilarikan ke rumah sakit,"jelasnya.
Ia menambahkan, dengan adanya pengapalan jalan dengan aspal hotmix di Gampong Langkak, masyarakat bisa lebih nyaman saat melintasi wilayah tersebut.
"Dengan adanya perbaikan jalan dan pengaspalan jalan ini, masyarakat bisa lebih nyaman saat melintas, terutama bagi pengendara roda dua," demikian tutupnya.
Penulis : Hendria Irawan