IJN - Suka Makmue | Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kila, Kandeh dan Desa Blang Tengku di Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya sangat memprihatikan. Pasalnya, jembatan gantung itu merupakan salah satu akses aktivitas masyarakat sehari-hari.
Kepala Desa Blang Tengku, Kamaruddin mengatakan, jembatan ini sudah sangat lama tidak pernah mendapat perawatan dari pihak berwenang.
Baca juga : Jembatan Penghubung 2 Desa di Nagan Raya Butuh Perhatian Pemerintah
“Kondisi jembatan ini memprihatinkan dan sudah tidak layak dipakai, ini tentunya mengancam keselamatan warga,”katanya.
Sementara itu, pemuda Desa setempat, Fahmi mengatakan, jembatan gantung berbahan dasar kayu itu menjadi satu- satunya akses bagi warga di tiga desa kawasan tersebut yang rata-rata bekerja sebagai pekebun.
Baca juga : Jembatan Gantung Senilai 2.5 Milyar Mulai Terkikis Sungai Krueng Nagan
“Jembatan ini menjadi satu-satunya jalan untuk masyarakat melakukan aktivitas sehari-hari, karena rata-rata masyarakat berkebun di seberang jembatan itu,” ujarnya.
Oleh karena itu, Fahmi berharap agar pemerintah setempat dapat segera merespons dan memperbaiki jembatan ini secepat mungkin, supaya warga dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Baca juga : Mentawai Diguncang Gempa Magnitudo 6,9, Warga Panik Keluar Rumah Jauhi Laut
“Selama ini masyarakat sangat was-was melewati jembatan ini, kalau ambruk, ini menjadi masalah serius, makanya harus segera diperbaiki, kalau bisa dibuat dengan konstruksi beton dan aspal,” pungkasnya. []