28 Sep 2021 | Dilihat: 1223 Kali
Kepala BPN Aceh Singkil Bantah Arogan Pada Masyarakat
Keterangan Foto: Muhammad Reza, S.T., M.Si. Kepala Kantor Pertanahan Aceh Singkil.
IJN - Aceh Singkil | Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Aceh Singkil, Muhammad Reza, membantah bertindak arogan saat melayani masyarakat dan dugaan mengenai adanya mall administrasi.
Bantahan dan klarifikasi tersebut disampaikan Kepala Kantor BPN Aceh Singkil Muhammad Reza, Selasa 28 September 2021, kepada wartawan menanggapi pemberitaan salah satu media online agaranews.com, Senin, (27/9) kemarin, berjudul "Kepala BPN Kabupaten Aceh Singkil Agak Arogan Pada Masyarakat Diduga Mall Administrasi".
Dikatakan, sejak dipercayakan menjabat sebagai Kepala Kantor BPN Aceh Singkil bulan Agustus 2021 lalu, ia terus berupaya memberi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dengan transparan, terbuka, sistematis, dan teperinci.
​​​​​​Untuk diketahui, Reza merupakan Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dan ayah dari seorang istri dan tiga orang putra/putri.
Dikatakan Reza, untuk mempermudah dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya telah membuka loket pelayanan diarea dalam Kantor BPN Aceh Singkil.
"Sehingga, bagi setiap masyarakat yang ingin mengurus administrasi surat tanah/sertifikat nya, dapat langsung datang sendiri ke Kantor BPN setempat dengan membawa berbagai persyaratannya,"ujar Reza yang merupakan Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Reza mengaku, tidak ada sikap arogansi yang dipertontonkannya saat melayani masyarakat.
Menurut Reza, terkadang ekspresi dan intonasi yang bersemangat dalam menyampaikan informasi dan keterangan, merupakan suatu karakter seseorang bukanlah bentuk arogansi.
Padahal, saat masyarakat Desa Labuhan Kera, Kecamatan Gunung Meriah, mendatangi Kantor BPN Aceh Singkil, pihaknya menyambut baik dengan senang hati menemui mereka dan tidak pernah menghalang-halangi pekerjaan jurnalistik seperti yang tertulis.
"Justru Reza mengaku siap mengedukasi siapapun dengan informasi yang jelas, transparan, sistematis, detail, terperinci, sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku,"ungkap lelaki yang memiliki seorang istri dan tiga orang putra/putri itu.
"Saya menemui wartawan dan masyarakat di ruang rapat ataupun ruang mediasi Kantor Pertanahan Aceh Singkil, bukan diruang kerja seperti yang dituliskan dalam salah satu portal media on line tersebut," katanya
​​​​​​
Karena dalam substansi yang disampaikannya secara terperinci, sistematis dalam dokumentasi rekaman video yang ada.
"Untuk itu diharapkan, agar kita dapat menyajikan informasi yang meneduhkan, tidak profokatif apalagi sampai menyesatkan bagi khalayak yang belum mengetahui persis akar permasalahan serta duduk perkara yang sebenarnya,"harapnya.
"Pada dasarnya, Kami dari Kantor Pertanahan Aceh Singkil siap untuk berdialog dan memberikan data secara transparan, akuntabel serta berimbang, namun kami mohon agar masyarakat ataupun wartawan yang membutuhkan data dan informasi tersebut dapat menyampaikannya secara jelas, agar pihaknya mampu memberikan jawaban atas informasi yang dibutuhkan tersebut sesuai dengan kapasitas yang kami miliki,"demikian tutupnya
Penulis: Erwan