14 Feb 2025 | Dilihat: 289 Kali

Lapas Calang Berdayakan Warga Binaan dalam Pertanian Sayuran, Dukung Ketahanan Pangan

noeh21
Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas III Calang terus berupaya memberdayakan warga binaan Permasyarakatan (WBP) melalui program pertanian sayuran. Foto. Indojayanews
      
IJN - Calang | Dalam rangka implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan.

Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas III Calang terus berupaya memberdayakan warga binaan Permasyarakatan (WBP) melalui program pertanian sayuran.
 
Program ini dilaksanakan guna untuk memberikan keterampilan bercocok tanam kepada warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas (Kalapas) Calang Rusli, didampingi petugas jaga dan warga binaan, turut serta dalam proses panen beberapa jenis sayuran yang telah berhasil dibudidayakan, seperti sawi, terong, dan kangkung, Jum'at 14 Februari 2025.
 
Dalam kesempatan tersebut, Rusli menyampaikan bahwa kegiatan pertanian ini tidak hanya memberikan manfaat bagi kebutuhan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga binaan.
 
“Kami berupaya agar warga binaan memiliki keterampilan dalam bidang pertanian yang dapat mereka manfaatkan saat kembali ke masyarakat nanti. Selain itu, hasil panen juga telah kami pasarkan ke penampung untuk kemudian dijual kembali ke pasar,” pungkasnya.
 
Sejauh ini, hasil pertanian dari Lapas Calang telah mendapatkan respon positif. Program ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan, sehingga mereka dapat lebih siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.  
 
Dengan adanya program pertanian ini, Lapas Calang tidak hanya berkontribusi dalam upaya ketahanan pangan tetapi juga membangun kemandirian bagi warga binaan, sesuai dengan visi pemasyarakatan untuk menciptakan individu yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.




Penulis : Hendria Irawan