IJN - Sabang | Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sabang yang ke 58, sudah menjadi agenda rutin tahunan DPRK Sabang untuk menyelenggarakan rapat paripurna memperingati hari jadi kota Sabang tercinta.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang, M. Nasir, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemerintah kota dan seluruh lapisan masyarakat kota Sabang atas segala capaian-capaian yang telah di raih hingga dititik ini.
Didalam pidatonya, Ketua DPRK Sabang sempat membahas sejarah berdirinya Kota Sabang di awal kemerdekaan yang sempat menjadi pusat pertahanan angkatan laut Republik Indonesia Serikat (RIS).
“Mengulang kembali sejarah berdirinya kota sabang yang kita peringati pada hari ini, diawal kemerdekaan Indonesia, Sabang merupakan pusat pertahanan Angkatan Laut Republik Indonesia Serikat (RIS) dengan wewenang dari pemerintah pusat," katanya.
Melalui keputusan Menteri pertahanan RIS Nomor 9/MP/51, kemudian dengan undang-undang nomor 7 tahun 1956, Pemerintah pusat menetapkan sabang sebagai kewedanaan dibawah kabupaten daerah tingkat II Aceh Besar, selanjutnya pada tanggal 24 Juni 1965, pemerintah menetapkan sabang sebagai daerah otonom dengan undang-undang nomor 10 tahun 1965, tentang pembentukan kota praja Sabang.
"Atas dasar itulah kita jadikan sebagai titik awal berdirinya pemerintah kota sabang, dan kita peringati setiap tahunnya sebagai hari jadi atau hari ulang tahun kota Sabang," kata M. Nasir, Sabtu 24 Juni 2023.
Ia menyebut, 58 Tahun berdirinya Kota Sabang merupakan rentang waktu panjang yang penuh dengan romantika dan dinamika sejarah, dari perjalanan pemerintahan dan pembangunan itu kita bisa memetik pelajaran bahwa setiap generasi pemerintahan memiliki warna dan dinamika tersendiri sesuai dengan zamannya.
Bahkan, dalam kurun waktu 58 Tahun berdirinya kota sabang, merupakan rentang panjang perjalanan yang penuh dengan romantika dan dinamika sejarah.
"Sebagai generasi penerus bangsa, mari kita jadikan sejarah sebagai untaian peristiwa penuh makna dan hikmah, dari sejarah kehidupan pemerintahan dan pembangunan kota sabang kita bisa memetik pelajaran bahwa setiap generasi kepemimpinan memiliki warna dan dinamika tersendiri sesuai zamannya," harapnya.
Muhammad Nasir mengajak kepada seluruh unsur elemen pemerintahan dan masyarakat yang ada di Kota Sabang hendaknya memiliki rasa cinta dan rasa memiliki untuk membangun Kota Sabang dengan kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja cerdas sesuai dengan profesinya.
“Rasa cinta dan rasa memiliki terhadap kota sabang hendaknya terpatri di dalam dada, tercermin dalam sikap dan terwujud dalam tingkah laku setiap diri pribadi masyarakat Sabang yang harus kita wujudkan dalam bentuk kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja cerdas menurut profesi kita masing-masing sehingga dapat menjelma dalam bentuk kerja nyata bagi kemajuan kota Sabang,” ungkap M. Nasir.
Menurutnya, semangat ini sejalan dengan upaya yang terus dilakukan pemerintah kota Sabang selama ini untuk mendorong pembangunan bidang pariwisata yang terintegrasi, sebagai lokomotif penggerak ekonomi kreatif masyarakat, menuju terciptanya kehidupan masyarakat yang sejahtera.
"Dengan segala upaya yang telah dan sedang kita lakukan untuk meningkatkan pengelolaan potensi yang kita miliki secara profesional serta dengan memaksimalkan kontribusi dan peran serta semua elemen masyarakat, didukung oleh manajemen pemerintahan yang efektif dan efisien juga kepemimpinan yang kuat, maka kami sangat optimis bahwa kita mampu meningkatkan laju pembangunan pada semua sektor terutama sektor pariwisata dan juga sektor perekonomian berbasis maritim,"tambahnya.
"Saya atas nama pimpinan dan anggota DPRK Sabang mengucapkan selamat memperingati hari jadi yang ke 58 kota sabang, sesuai dengan tema “Semangat Kolaborasi Membangun Negeri” dan semoga pemerintah serta seluruh masyarakat kota sabang dapat mewujudkan tercapainya pembangunan dan kesejahteraan secara merata bagi seluruh masyarakat kota sabang yang kita cintai,"tutupnya.
Penulis: IIN
Editor: Redaksi