IJN - Banda Aceh | Puluhan Mahasiswa tergabung dalam aliansi mahasiswa Aceh gelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, mereka menuntut Pemerintah Aceh agar mempublikasikan pengunaan anggaran Covid-19 di Provinsi Aceh ke publik, Selasa 1 September 2020.
Pj Korlap, Dede Adhistira kepada Media INDOJAYANEWS.COM mengatakan, orasi dilakukan guna mendesak pemerintah Aceh mempublikasikan pengunaan anggaran Covid-19 secara transparan dan terbuka ke publik.
"Pemerintah Aceh harus mempublikasi pengunaan anggaran Covid-19 secara transparan ke publik agar masyarakat tau,"kata Dede.
Puluhan mahasiswa tersebut juga menuntut agar segera merealisasikan anggaran bantuan pendidikan dan pemenuhan fasilitas penunjang jalannya pendidikan di Aceh.
Tak hanya itu, para massa aksi unjuk rasa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Aceh juga mendesak Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk mengevaluasi tim gugus tugas Covid-19.
Adapun tuntutan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Aceh diantaranya, harus mempublikasikan penggunaan Anggaran Covid-19 kepublik secara transparan di setiap sektor yang telah dianggarkan.
Pemerintah Aceh segera merealisasikan anggaran bantuan pendidikan dan pemenuhan fasilitas penunjang jalannya pendidikan di Aceh (terutama masa Pandemi Covid-19).
Pemerintah Aceh harus melakukan pemerataan fasilitas kesehatan (tenaga medis, alat kesehatan, tempat isolasi/rawat pasien Covid-19) pada setiap Kabupaten sebagai bentuk penanggulangan Covid-19 yang maksimal dan tidak sentralistik.
Memperjelas sistem zonasi Covid-19 di setiap kabupaten/kota (penangganan untuk zona merah, kuning dan hijau), dan segera memberikan perhatian khusus terhadap pekerja yang kehilangan pekerjaan selama masa Pandemi Covid-19.
Masa aksi juga menuntut agar membatalkan program-program yang tidak menjadi prioritas dan tidak pro-Masyarakat kecil dalam masa Pandemi Covid-19, dan meminta pihak terkait dalam penangganan Covid-19 untuk mengevaluasi kinerja tim Gugus Covid-19.
Penulis : Hendria Irawan