IJN - Banda Aceh | Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh kembali memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan melaksanakan razia dan penggeledahan kamar hunian warga binaan, Rabu 26 Agustus 2026, malam.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.20 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti atensi Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).
Penggeledahan dipimpin langsung oleh Plh. Kepala Rutan, Tonggo Butarbutar, S.H., M.H., didampingi Kepala Satuan Pengamanan Rutan.
Kegiatan turut melibatkan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, staf, serta regu pengamanan Rutan Banda Aceh.
Adapun kamar hunian yang menjadi sasaran penggeledahan meliputi Blok A Kamar 14 dan 18 serta Blok B Kamar 44, 50, dan 61.
Plh. Kepala Rutan, Tonggo Butarbutar, S.H., M.H., mengatakan, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi kamar, barang-barang warga binaan, serta pemeriksaan badan sebagai bagian dari langkah preventif untuk mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di kamar hunian, yakni empat buah sendok, dua buah pisau, satu buah obeng, satu buah alat pemanas, satu buah skrap dinding, satu buah kain yang digunakan sebagai tali, serta satu buah cermin.
"Seluruh barang hasil temuan kemudian diamankan dan didata untuk dilaporkan kepada pimpinan serta menjadi bahan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya
Ia menegaskan, razia dan penggeledahan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen jajaran Rutan Banda Aceh dalam menciptakan lingkungan hunian yang aman, tertib, dan kondusif.
“Penggeledahan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi kamar hunian tetap aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami berkomitmen untuk terus mewujudkan Rutan Banda Aceh yang bersih dari Halinar,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Banda Aceh berharap seluruh jajaran semakin meningkatkan kewaspadaan dan integritas dalam pelaksanaan tugas, sehingga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan dapat terus terjaga.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin