30 Jun 2026 | Dilihat: 71 Kali

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX 2026 di Kota Medan

noeh21
Teks Foto:  Ketua Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis menerima plakat penghargaan yang diserahkan Pantia GEMES IX di Lapangan Merdeka Kota Medan. Foto: IJN / Ist.
      
IJN - Bireuen | Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen kembali mengharumkan nama Kabupaten Bireuen dan Provinsi Aceh di panggung budaya internasional melalui penampilan memukau pada Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sumatra Utara. 
 
Ketua Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, hadir bersama Bendahara dan Koordinator Sanggar. Turut mendampingi rombongan, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Bireuen. 
 
Pembukaan GEMES IX yang digelar pada Sabtu, 27 Juni 2026 malam berlangsung meriah dan disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Merdeka. Festival budaya bergengsi tersebut menyuguhkan beragam pertunjukan seni dan budaya Melayu dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
 
Tahun ini, GEMES semakin istimewa karena resmi masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Status tersebut semakin mengukuhkan GEMES sebagai salah satu festival budaya nasional yang berperan penting dalam pelestarian warisan budaya Melayu sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata.
 
Sejumlah kontingen dari berbagai daerah turut ambil bagian, di antaranya Kabupaten Asahan, Kota Binjai, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, Kota Dumai, Kabupaten Aceh Tamiang, DKI Jakarta, Kota Langsa, dan Kota Lhokseumawe. Festival ini juga dimeriahkan oleh delegasi budaya dari Malaysia, Thailand, Tiongkok, dan Korea Selatan sehingga menghadirkan nuansa internasional yang semakin semarak.
 
Kepala Bagian Prokopim Setdakab Bireuen, Mursyidin mengatakan, di tengah beragam penampilan tersebut, Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen sukses mencuri perhatian penonton melalui sajian seni yang menampilkan kekayaan budaya Aceh. Perpaduan gerak tari, musik tradisional, serta kekompakan para penampil menghadirkan pertunjukan yang memukau dan mendapat apresiasi serta tepuk tangan meriah dari para pengunjung.
 
Disebutkan, sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif dan kontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan GEMES IX Tahun 2026, panitia menyerahkan plakat penghargaan kepada Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ny. Sadriah Mukhlis selaku Ketua Sanggar pada penutupan kegiatan.
 
Keikutsertaan Kabupaten Bireuen dalam ajang ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah bersama para pelaku seni dan budaya dalam melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan warisan budaya Aceh ke tingkat nasional maupun internasional. Momentum ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarbangsa serumpun melalui pertukaran budaya yang harmonis, kata Mursyidin. 
 
GEMES IX berlangsung selama empat hari, 27–30 Juni 2026, di Lapangan Merdeka Medan. Selain pertunjukan seni budaya, festival ini menghadirkan puluhan stan UMKM yang memamerkan aneka produk kriya, kerajinan tangan, serta kuliner khas Melayu sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.


Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin