IJN - Bireuen | Universitas Almuslim (Umuslim) membekali 42 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa Tematik (KKMT) Angkatan XXIX Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Hal ini sebagai langkah awal dalam mencetak agen perubahan yang mampu mendorong transformasi desa melalui digitalisasi, hilirisasi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Pembekalan yang berlangsung di Ruang Kuliah Umum (RKU) I Kampus Timur Universitas Almuslim, Selasa 30 Juni 2026 mengusung tema "Bergerak Bersama Membangun Desa: Digitalisasi, Hilirisasi, Inovasi dan Pemberdayaan sebagai Pilar Transformasi Masyarakat Berkelanjutan."
Sebanyak 42 mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) akan melaksanakan pengabdian di Desa Pante Lhong, Kabupaten Bireuen, dengan mengimplementasikan berbagai program yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., yang diwakili Wakil Rektor III, Dr. drh. Zulfikar, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa KKMT merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga harus mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi inovatif, adaptif, dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.
"Mahasiswa harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, menjaga etika selama berada di lokasi pengabdian, serta menjaga nama baik Universitas Almuslim melalui karya dan pengabdian yang memberi manfaat nyata," pesannya.
Sebelum penyampaian materi utama, Koordinator Pelaksana KKMT, Dr. drh. Yusrizal Akmal, M.Si., memberikan pembekalan teknis mengenai mekanisme pelaksanaan program kerja, sistem pelaporan, strategi publikasi kegiatan melalui media massa, hingga penyusunan rencana kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Pada sesi pertama yang dipandu Nurhayati, S.P., M.S.M., peserta memperoleh materi dari Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Elfiana, S.P., M.Si., mengenai hilirisasi potensi pertanian desa. Ia menekankan pentingnya pengembangan sektor pertanian berbasis digital agar komoditas lokal tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Materi berikutnya disampaikan Dekan Fakultas Teknik, Dr. Muhammad Yanis, S.T., M.T., yang mengangkat tema inovasi dalam pengembangan potensi desa menuju pembangunan berkelanjutan. Ia menyoroti pentingnya literasi digital masyarakat, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, pemasaran digital bagi pelaku UMKM, serta penerapan ekonomi sirkular melalui pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.
Memasuki sesi siang yang dipandu Fina Meilinar, M.Pd., peserta mendapatkan pembekalan mengenai tata kelola desa dari Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FISIP, Yusrawati, S.E., M.M. Dia menjelaskan mahasiswa memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah desa pada aspek pendataan, pengelolaan informasi, serta penyusunan basis data sebagai fondasi pembangunan desa yang lebih efektif.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi, Muhammad Rasyidin, S.E., M.Sc., AFA., membahas strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal. Disebutkan, mahasiswa untuk menghadirkan program yang mampu memperkuat usaha rumah tangga, meningkatkan kapasitas kewirausahaan masyarakat, serta memperkuat ekonomi keluarga, khususnya bagi kaum perempuan di pedesaan.
Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan konseptual maupun teknis dalam menyusun dan melaksanakan program kerja yang inovatif, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selama pelaksanaan KKMT di Desa Pante Lhong, mahasiswa akan didampingi oleh dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yakni Nurhayati, S.P., M.S.M. dan Dani Pratama Putra, S.P., M.Ling., yang akan melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi terhadap seluruh program kerja mahasiswa.
Dengan mengusung semangat kolaborasi dan pengabdian, Universitas Almuslim kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa melalui penguatan digitalisasi, hilirisasi potensi lokal, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat menuju desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Penulis | Amiruddin
Editor | Muhammad Zairin