09 Apr 2021 | Dilihat: 656 Kali

Terkait Puluhan Warga Keracunan Gas, Akhirnya PT Medco Angkat Bicara

noeh21
      
IJN - Aceh Timur | PT Medco E&P Malaka bersama instansi, terkait kerancuan warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur akan terus fokus menangani dampak asap dari kegiatan flaring dari sumur gas (AS-11) milik PT Medco E&P Malaka, yang sedang dalam proses perawatan sumur.

Baca Juga: Diduga Keracunan Gas PT Medco, Puluhan Warga Dilarikan ke Puskesmas

"Setelah mendapatkan informasi pada jumat pagi, pihak Perusahaan langsung menghentikan aliran sumur. Saat ini, Perusahaan berkoordinasi dengan Puskesmas, aparat dan keamanan setempat untuk menyalurkan bantuan logistik kepada warga,” ujar Arif Rinaldi VP Relations & Security Medco E&P Indonesia dalam rilis yang diterima Indojayanews.com, Jumat, 9 April 2021 malam.

LMND: Medco Jangan Nikmati Hasil aja Tapi Bertanggung Atas Peristiwa Keracunan Masal
 
Tambahnya lagi. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BPMA dan berharap dukungan masyarakat, pemerintah serta pemangku kepentingan setempat dalam penanganan kejadian ini.

Sementara itu, menurut pantauan media ini, tim Muspika Kecamatan dan Pemkab Aceh Timur Melalui Dinas Sosial dan BPBD Aceh Timur telah menyiapkan Mobil Dapur Umum dan Tenda Pengungsian BPBD, untuk mempersiapkan kebutuhan sementara bagi pengungsi korban keracunan kebocoran gas dari sumur gas PT Medco.

Banta: PT Medco Terancam Dipidanakan Jika Terbukti Lalai

Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Ir. Elviandi di lokasi akan terus menyediakan kebutuhan para pengungsi yang berada di Kantor Camat Banda Alam.

Terkait Dugaan Keracunan Gas PT Medco, PC HIMMAH Aceh Timur: Lebih Baik Medco Segera Tangani Warga yang Keracunan

“Kita terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memberikan pelayanan kepada warga Gampong. Selain itu dari BPBD juga seperti yang dilihat sedang memasang tenda darurat," ujarnya.

Pasien Korban Keracunan Gas PT Medco Gunakan BPJS, Banta: Biar Saya yang Tanggung Biayanya

Sementara Itu, Kabid Dinas Sosial Sahrani, S.Ag., MA akan terus menyediakan kebutuhan seperti air dan lain-lain yang dibutuhkan selama mereka diungsikan di sini. 

“Kita sudah mengoperasikan dapur umum, jadi selama pengungsian akan kita berikan kebutuhan pengungsi,” pungkasnya.


Penulis : Mhd Fahmi
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas