IJN - Nagan Raya | Peluang usaha budidaya jeruk lemon sangat menjanjikan di masa pandemi Covid-19, terutama bagi petani di Desa Seumambek, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya.
Pasalnya selain bisa panen tiap Minggu, peluang pasarnya pun cukup terbuka luas. Hal itu seperti dilakukan Bram Edwar (37) petani asal Nagan Raya ini.
Kepada awak media, Bram Edwar mengaku, kebun lemon sudah berjalan sejak empat tahun lalu. Dalam sekali penen menghasilkan 700 Kg.
"Alhamdulilah sudah panen sampai 700 kg, namun harganya masih murah, Rp 10.000 rupiah, dulu pernah sampai Rp 22.000, bahkan ditengah pandemi hampir Rp 22.000 lebih per-Kg,"kata Edwar kepada wartawan. Kamis 24 Februari 2022.
Edwar memilih budidaya lemon karena dengan nuansa berbeda. "Kita ingin Nagan Raya bisa beralih menjadi petani lemon, agar ada nuansa berbeda dengan lain, selain sawit, ada budidaya lemon,"jelasnya.
Per-dua minggu, kata dia, penghasilan mencapai Rp 23 juta, namun sekarang menurun, karena harga masih murah. "Untuk pruduksi pasar kita kirim ke Banda Aceh dan Medan, belum bisa kirim jauh karena produktifitas belum maksimal, jika sudah maksimal kita akan kirim sampai luar Aceh,"jelasnya.
Selain Budidaya lemon, dia juga mengolah lemon menjadi minuman botol. Adapun jenis lemon yang ditanam ada tiga jenis yakni ; california, Eureka, dan squash dengan lahan seluas 13 hactare dan 11 ribu pohon lemon
Selain itu, dia juga mengajak masyarakat yang memiliki lahan kosong untuk membudidaya jeruk lemon. "Nanti bibit akan kita bagi ke masyarakat, dan mengajak agar berbudidaya lemon, hal ini untuk membantu masyarakat yang ingin menanam lemon," tutupnya.
Diketahui, buah lemon yang kaya dengan vitamin C untuk daya tahan tubuh, juga sangat cocok dikonsumsi di tengah wabah virus corona.
Penulis : Hendria Irawan