22 Mei 2026 | Dilihat: 160 Kali

Pakar Ekonomi Aceh Putra Beutong Minta Tak Sembarang Ambil Sikap Tolak Investasi

noeh21
Pakar ekonomi Aceh yang juga putra Beutong serta tokoh Ikatan Kekeluargaan Beutong (IKB), Usman Bakar. Foto. Dok Pribadi
      
IJN - Suka Makmue | Pakar ekonomi Aceh yang juga putra Beutong serta tokoh Ikatan Kekeluargaan Beutong (IKB), Usman Bakar, meminta agar pihak-pihak tertentu tidak secara asal-asalan mengambil sikap menolak investasi, termasuk investasi di sektor pertambangan.
 
Menurut Usman Bakar, setiap rencana investasi harus dikaji dan dipelajari secara mendalam sebelum diambil sikap penolakan. Ia menilai, kajian yang objektif sangat penting untuk melihat dampak ekonomi, sosial, maupun lingkungan dari suatu investasi.
 
“Semua pihak harus mengkaji dan mempelajari terlebih dahulu prospek investasi, termasuk alasan mendasar kenapa sebuah investasi ditolak. Jika setelah dikaji dan dipelajari ternyata investasi tersebut mampu menjaga ekosistem dan alam sekitar, saya pikir tidak ada alasan investasi itu ditolak,” ujar Usman Bakar kepada media. Jum'at 22 Mei 2026.
 
Ia menegaskan bahwa investasi memiliki dampak besar terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Selain mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), investasi juga dinilai dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
 
Menurutnya, manfaat investasi bukan hanya terbatas pada tenaga kerja yang direkrut perusahaan, tetapi juga akan menciptakan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.
 
“Membuka lapangan kerja bukan hanya bekerja pada perusahaan investasi saja, tetapi siklus ekonomi di wilayah setempat juga akan meningkat. Perputaran uang yang semakin tinggi akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat,” tambahnya.
 
Usman Bakar juga menyebutkan bahwa berbagai hasil penelitian para pakar ekonomi menunjukkan daerah yang memiliki investasi umumnya mengalami pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dibandingkan daerah yang minim investasi.
 
“Dari hasil penelitian para pakar ekonomi menunjukkan bahwa di mana suatu daerah terdapat investasi, masyarakat di daerah tersebut cenderung semakin maju dan memiliki pendapatan yang lebih tinggi,” katanya.
 
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk duduk bersama dalam menyikapi setiap rencana investasi yang masuk ke daerah, sehingga keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan kajian ilmiah dan kepentingan masa depan masyarakat.
 
“Oleh karena itu, kita perlu duduk bersama dan tidak asal menolak setiap prospek kemajuan yang akan hadir,” tutupnya.





Penulis: Ray
Editor: Muhammad Zairin