IJN - Banda Aceh | Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Aceh, Heri Azhari mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Banda Aceh, Senin 21 Juni 2021, pukul 15.00 WIB.
Kunjungan Kadivpas Aceh itu disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA, Said Mahdar beserta jajaran.
Said Mahdar kepada INDOJAYANEWS.COM mengatakan, kunjungan Kadivpas Aceh ke Lapas Kelas IIA Banda Aceh untuk monitoring dan evaluasi program rehabilitasi narkoba di Lapas tersebut.
Baca Juga: Lapas Kelas IIA Banda Aceh Beri Pengarahan Bantuan Hukum
"Kunjungan Kadivpas Aceh guna memantau dan evaluasi program rehabilitasi narkoba di lingkungan Lapas kelas IIA Banda Aceh," kata Said Mahdar.
Secara terpisah, Kadivpas Aceh Heri Azhari mengaku, program rehabilitasi narkoba yang dilaksanakan pada Lapas Banda Aceh telah dilaksanakan dengan sangat baik, hingga pada administrasi laporan kegiatan harian.
Selain itu, Kadivpas juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Bahkan Kadivpas juga mengapresiasi kebersihan pada Lapas Banda Aceh hingga taman 1001 janji yang dilakukan untuk meningkatkan fasilitas layanan pengunjung Lapas.
Baca Juga: Lapas Kelas IIA Banda Aceh Terima Piagam Penghargaan Dari Dirkamtib Ditjenpas
"Lapas Banda Aceh sangat berkomitmen untuk pembangunan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun ini,"ungkap Heri Azhari.
Selain itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh Said Mahdar menyebut, pihaknya juga melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan di dalam lingkungan Lapas, seperti pendampingan shalat berjamaah, pengajian, ceramah, bahkan lainnya.
"Kegiatan keagamaan seperti pengajian, shalat berjamaah di Mesjid Babun taubah untuk warga binaan. Diberikan nama Babun Taubah agar warga binaan bisa bertaubat dan menjauhi narkoba,"ungkapnya.
Baca Juga: Tingkatkan Fasilitas Layanan, Lapas Kelas IIA Banda Aceh Renovasi Taman 1001 Janji
Menurut Said Mahdar, kegiatan keagamaan tersebut sangat penting bagi warga Binaan guna meningkatkan diri dalam hal ibadah dan ketaqwaan kepada Allah, sehingga terjauh dari narkoba dan kejahatan.
"Dengan adanya kegiatan keagamaan seperti ini, warga binaan di Lapas IIA Banda Aceh selesai masa tahanan nantinya bisa menjadi tokoh agama dan bermanfaat bagi masyarakat kedepannya,"demikian tutupnya.
Untuk diketahui, kunjungan tersebut dilakukan dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan (Protkes) yang ketat seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Penulis: Hendria Irawan