22 Maret 2024 | Dilihat: 2062 Kali
Sebar Video Tak Senonoh Pacarnya, Pria di Darul Makmur ditangkap Polisi
noeh21
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nagan Raya menangkap seorang pria berinisial MA (22 tahun) pelaku penyebaran video tak senonoh pacarnya di media sosial. Foto. Humas Polres Nagan Raya
 

IJN - Suka Makmue | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nagan Raya menangkap seorang pria berinisial MA (22 tahun) pelaku penyebaran video tak senonoh pacarnya di media sosial (medsos).

MA (22) berhasil di tangkap polisi disebuah Desa di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, pada Rabu 20 maret 2024.

Pelaku MA sendiri nekat menyebar video tak senonoh pacarnya di media sosial hanya dipicu akibat merasa kesal karena si pacar tidak menuruti perkataannya.

Kapolres Nagan Raya AKBP Rudi Saeful Hadi SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Vitra Ramadani mengatakan, awalnya mereka berdua ini merupakan pasangan kekasih yang sudah melakukan hubungan layaknya suami istri.

"Kejadian bermula ketika Korban bersama dengan terlapor melakukan hubungan layaknya suami istri dalam perkebunan kelapa sawit di salah satu desa di Kecamatan Darul Makmur,Kabupaten Nagan Raya,”kata Kasat Reskrim Vitra Ramadani, Jum’at  22 Maret 2024.

Lanjutnya, setelah melakukan hubungan terlarang itu tanpa sepengetahuan korban, pelaku menggunakan Handphone pribadinya merekam korban yang pada saat itu masih dalam keadaan tanpa mengenakan pakaian.

Tak sampai disitu, kejadian terus berlanjut dimana korban kerap kali di marahi serta di ancam dengan video yang direkam oleh pelaku, kalau tidak menuruti perkataannya akan di sebarluaskan.

Selanjutnya, berselang tiga hari kemudian korban mendapat kiriman video dari salah satu akun media sosial (medsos) yang memperlihatkan korban tanpa busana setelah berhubungan badan dengan pelaku.

"Akibat semakin tersebar luas, teman dan keluarga pun mengetahui adanya video itu, tarena tidak terima akhirnya kelurga korban melaporkan pelaku kepada aparat penegak hukum,”sambung Iptu Vitra.

Kasat Reskrim menyebutkan, pelaku sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Akibat perbuatnya, pelaku dijerat dengan tindakan penyebaran video yang mengandung konten pornografi melalui media sosial,"sebutnya.

Hal itu berdasarkan dalam Pasal 29 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dan/atau Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024. Tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dipidana dengan penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah).




Penulis : Hendria Irawan

Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com