IJN - Kalsel | Seorang istri hancurkan rumah mewah setelah suaminya ketahuan selingkuh.
Si istri ogah bayar ganti rugi jika ingin tinggal di rumah tersebut.
Peristiwa ini viral setelah diunggah akun TikTok @miralestari1191 Sabtu (27/4/2024).
Acil Jouleha merupakan wanita asal Amuntai, Kalimantan Selatan.
Acil Jouleha memilih menghancurkan rumah seusai sang suami ketahuan berselingkuh.
Pasalnya meski susah payah membangun rumah tersebut, Acil Jouleha harus membayar ganti rugi jika ingin tetap meninggali bangunan yang didirikan di atas tanah milik mertuanya itu.
Dalam video di TikTok, tampak rumah yang sebelumnya berdiri dengan mewah serta megah seketika hancur lebur dan berserakan
Pemilik rumah dikabarkan menghancurkan tempat tinggal yang sudah dibangun tersebut usai sang suami melakukan pengkhianatan.
Namun lantaran rumah dibangun di atas tanah milik mertua, wanita tersebut diminta membayar ganti rugi sebesar Rp 300 juta
Sayangnya wanita tersebut merasa harga yang ditawarkan tak sebanding dengan luas tanah tersebut.
Alhasil ia pun memilih untuk menghancurkan rumah yang dulunya ditinggali bersama sang suami.
“tidak bisa dilupakan munkin lebih mengikhlaskan, infonya kalo kadapapa halangan ganii marakai rumah ini,” terangnya, melansir dari BanjarmasinPost.
Keputusan untuk menghancurkan rumh itu pun sudah diambil atas keputusan bersama.
Akhirnya setelah semua barang-barang perabotan diangkut, rumah yang berdiri di pinggiran jalan besar itu pun akhirnya dihancurkan
“HARI INI tgl 27 APRIL 2024 rumah ini akan di RAKAΙ, bismillah mudahan dilancarkan haja, mun kada auran kasinian ganii jangan berdebat lagi sayang nya sayangnya dirakai ini sudah keputusan bersama"
Dinding-dinding serta atap hancur berserakan setelah dibobol menggunakan peralatan.
Keputusan untuk menghancurkan rumah itu pun ramai mendapat tanggapan warganet
“@Syahrain: Ya Allah ..sy orang lain kok lihatnya nyesek bgt...ga tau gmn sakitnya acil julaiha bertarung harga diri dan kecewa,”
“@Bunda Titin: jujur hati mengatakan sayang sekali dibongkar tapi hati Acil jouleha jauh lebih berharga, semoga cepat berakhir masalah nya dan diberikan teman hidup yg jauh lebih baik dari sebelumnya aamin,”
“@Der: tinggal di jual hasil bagi 2, sayang mau di bongkar,”
“@Tiazz Cimhoy: knapa di Rakai..mending di jual ..hasil ny buat pindah ke tmpat yg jauh,”
“@Muna Lisa8980: klo d hancurkan sngat d sayagkan...jauh lbih baik d beli tanahx,”
Timpal sederet warganet dalam kolom komentar unggahan tersebut.
Istri Robohkan Rumah di Madiun Jawa Timur
Sebelumnya, TKW di Madiun robohkan rumah setelah dicerai sepihak oleh suaminya.
Peristiwa ini terjadi di Desa Pucanganom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Dalam video yang viral di media sosial, tampak warga berkerumun di depan satu rumah yang dibongkar.
Rumah itu dirobohkan oleh beberapa orang, dengan menghantamkan palu di segala penjuru tembok.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/4/2024) petang.
Polri - TNI siaga di lokasi agar tidak menimbulkan kekacauan lebih parah.
Bahkan, masyarakat hingga perangkat desa pun, masih terlihat berkumpul di tempat kejadian tersebut, Jumat (19/4/2024)
Kepala Dusun Pucanganom Nuryanto, saat ditemui di lapangan membenarkan peristiwa tersebut.
Pihaknya juga sempat melakukan mediasi dengan kedua belah pihak.
“Rumah itu menempati tanah yang dibeli oleh pasangan suami istri. Sama sama bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia di luar negeri,” ujar Nuryanto.
Menurutnya, pembelian menggunakan dana jerih payah suami istri, yang bernama Mutahtohirin (35) dan Siti Fatimah (38).
Sayangnya rumah tangga keduanya tidak berjalan dengan harmonis.
“Mereka yang tinggal di luar negeri sepakat bercerai. Kemarin mediasi sore dan dilanjut pagi tadi. Mediasi berakhir buntu, akhirnya kami kembali menyerahkan kepada keduanya,” bebernya
Di tempat yang sama, Siti Fatimah mengaku sakit hati, lantaran telah dicerai secara sepihak oleh suaminya, karena faktor orang ketiga.
“Sebelum saya robohkan, saya sudah ketemu sama mantan mertua kemarin Idul Fitri, sudah bilang saya mau renovasi rumah ini dan mereka setuju,” ungkapnya
“Setelah itu, saya langsung lapor ke Ketua RT dan perangkat desa. Begitu sudah dapat izin, saya datangkan alat berat, tapi saya dipersulit oleh mantan suami saya, alasan harta gono gini,” imbuh Siti Fatimah.
Dirinya beralasan, rumah hasil jerih payah yang ia tabung sejak 2015 ini sengaja dirobohkan, lalu direnovasi sesuai dengan desain semestinya
Dengan harapan supaya lebih bagus, serta bisa ditempati oleh anaknya.
“Saya yang beli, sewaktu saya di Hongkong, kemarin saya minta surat suratnya tapi tidak dipenuhi. Saya ingin bongkar dulu, biar tahu ukuran tanahnya berapa karena dokumennya belum saya dapat,” jelasnya.
“Saya ingin secara kekeluargaan mau renovasi ini. Saya yang beli mau dan benahi rumah. Silahkan kalau memilih jalur hukum, saya juga akan demikian,” tuntasnya.
Sementara itu, dari pihak Mutahtohirin yang juga berada di lokasi kejadian, enggan memberikan komentar kepada awak media