05 Mei 2021 | Dilihat: 998 Kali

Keluarga Kepala BIN Papua Terima Santunan dan Beasiswa Dari Asabri

noeh21
Direktur Utama Asabri Wahyu Suparyono (kanan) bersama Komisaris Utama Asabri Fary Djemi Francis dalam penyerahan asuransi Jaminan Kecelakaan Kerja dan Tabungan Hari Tua sebesar Rp. 572 Juta kepada Maria Carolina (tengah) istri Mayjen. TNI Anumerta I Gusti Putu Danny di Cijantung, Rabu (5/5/2021).
      
IJN - Jakarta | PT Asabri (Persero) menyerahkan santunan Risiko Kematian Khusus (RSKK) sebesar Rp450.000.000, beasiswa Rp60.000.000 dan Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) sebesar Rp62.904.100 kepada ahli waris almarhum Mayjen TNI Anumerta I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah (Kabinda) Papua yang gugur saat terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Baca Juga: BIN Sebut KKB Teroris, Pemerintah Masih Mengkaji

Hal tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah PP 54 Tahun 2020 tentang Asuransi Sosial Prajurit Prajurit TNI, Anggota POLRI dan Pegawai Aparatur Sipil Negara(ASN) di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Republik Indonesia.

Baca: Kepala BIN Daerah Papua Gugur Ditembak KKB di Beoga

Penyerahan santunan RSKK dilakukan oleh Direktur Utama PT Asabri (Persero) Wahyu Suparyono, didampingi oleh Komisaris Utama Asabri Fary Djemi Francis dan disaksikan oleh Kepala Biro SDM Sestama BIN Brigjen TNI A. Adipati Karnawidjaja, Perwira Menengah Ahli Kopasus Kolonel Inf. Monang Haris serta Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Elmamber P. Sinaga beserta jajarannya.

Baca: Kontak Senjata Dengan KKB di Puncak Papua, Satu Gugur Dua Luka-luka

Santunan RSKK ini diterima langsung oleh ahli waris Ny. Maria Carolina istri almarhum Mayjen TNI (Anumerta) I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, di kediaman almarhum di Cijantung, Jakarta Timur.

Direktur Utama Asabri Wahyu Suparyono mengatakan, prajurit aktif yang melaksanakan tugas dan gugur karena kontak fisik senjata akan mendapat manfaat asuransi jaminan kecelakaan kerja dan tabungan hari tua.

Baca: Breaking News: Pasukan TNI Baku Tembak dengan KKB Papua, Satu Prajurit Terluka

“PT Asabri merupakan Badan Usaha Milik Negara(BUMN) yang mengemban amanah untuk mengelola asuransi bagi prajurit TNI, Anggota Polri dan ASN Kemhan/Polri,”ujarnya, seperti dilansir Tribunnews, Rabu 5 Mei 2021

Komisaris Utama Asabri Fary Djemi Francis berharap, santunan yang diberikan Asabri dapat bermanfaat. “Segenap Manajemen dan Keluarga Besar PT Asabri (Persero) turut berbela sungkawa atas gugurnya almarhum, semoga alm. ditempatkan di tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan juga kesabaran,"ujarnya.

Almarhum gugur saat terlibat kontak tembak dengan KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada 25 April 2021.

Ketika itu KKB melakukan aksi penghadangan terhadap iring-iringan Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri, yang sedang melakukan patroli rutin dalam perjalanan menuju Kampung Dambet.

Baca Juga: TNI Kerahkan 400 Pasukan Setan ke Papua Tangani KKB

Almarhum meninggalkan istri Ny Maria Carolina, dan dua orang putra I Gusti Putu Arjuna Karya yang berumur 19 tahun dan I Gusti Krisna Karya yang berumur 12 tahun.

Asabri kembali menunjuk PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) sebagai mitra kerja untuk penyaluran manfaat asuransi yang diterima oleh ahli waris.

Baca Juga: OPM Buka Suara soal KKB Dilabeli Teroris

Direktur Utama Mandiri Taspen Elmamber P. Sinaga juga memberikan tali asih berupa santunan pendidikan sebesar Rp25.000.000 kepada ahli waris korban sebagai bentuk kepedulian untuk pahlawan yang gugur dalam menjalankan tugas negara. (Willy Widianto)
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas