IJN - Banda Aceh | Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Aceh menggelar rapat pengurus kedua di Romen Coffe, Lampineung, Banda Aceh, Rabu 28 Oktober 2026.
Rapat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi serta mendorong pembentukan kepengurusan KSMI di tingkat kabupaten/kota di seluruh Aceh.
Rapat tersebut dihadiri langsung Ketua KSMI Aceh, Muktaruddin Usman, Sekretaris Umum, M Zubir, Pembina, TM Chaidir, Wakil Ketua, Saifullah, Wakil Sekretaris Umum (Wasekum), Muhammad Hasan, Rapat tersebut juga hadiri ketua KSMI Banda Aceh, Aceh Besar dan Ketua KSMI Simeulue.
Ketua KSMI Aceh Muktar dalam rapat tersebut mengatakan, salah satu pembahasan utama adalah perkembangan mandat pembentukan kepengurusan KSMI di kabupaten/kota.
"Hingga saat ini, tercatat sebanyak 18 mandat KSMI kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan organisasi di Provinsi Aceh," kata Muktar.
Dari 18 mandat tersebut, lanjut Muktar, enam kabupaten/kota telah mengusulkan pembentukan kepengurusan kepada Pengurus Provinsi KSMI Aceh, yaitu, Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Untuk dua Kabupaten Telah mendapatkan rekom Kono setempat yaitu, Banda Aceh dan Aceh Utara.
Lebih lanjut, Muktar mengatakan, pengusulan kepengurusan di enam daerah tersebut merupakan langkah dalam memperkuat struktur organisasi KSMI di tingkat kabupaten/kota.
"Proses ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak daerah yang memiliki kepengurusan dan mampu menjalankan program organisasi secara terarah, " ucapnya.
Sementara itu Sekretaris Umum KSMI Aceh M Zubir mengatakan, Melalui rapat kedua ini, KSMI Aceh menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergi antara pengurus provinsi, pemegang mandat, serta para pengurus di tingkat kabupaten/kota.
"Konsolidasi yang berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat fondasi organisasi sekaligus mendukung pengembangan sepak bola mini di Aceh," katanya.
"Dengan semakin luasnya jangkauan organisasi hingga ke daerah, KSMI Aceh diharapkan mampu membangun kepengurusan yang solid, meningkatkan pembinaan, serta mendorong perkembangan sepak bola mini secara berkelanjutan di seluruh Aceh," Pungkas M Zubir.
Pada rapat tersebut juga dibahas tentang pelaksanaan Liga Santri Nasional, Kejurda KSMI Aceh, dan Eksebisi cabang Sepak Bola Mini di PON mendatang dan di Pora Aceh.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin