02 Nov 2024 | Dilihat: 313 Kali
Kadisdik Aceh: Wujudkan Sekolah Vokasi Berkualitas dan Meningkatkan Mutu Lulusan SMA dan SMK
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST. D.EA., | (Foto Humas Disdik Aceh)
IJN - Banda Aceh | Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST. D.EA., mengajak seluruh elemen pendidikan di Aceh untuk bersama-sama meningkatkan mutu lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Dalam sebuah wawancara pada Jumat, 1 November 2024, Marthunis menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pengembangan kompetensi dan karakter siswa, selaras dengan nilai-nilai Pancasila.
"Di sekolah yang kita cita-citakan, setiap murid harus memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan literasi, numerasi, dan keahlian yang relevan dengan dunia kerja," ujar Marthunis saat membuka program sosialisasi “Sekolah yang Kita Cita-Citakan” untuk satuan pendidikan SMK.
Dalam penjelasannya, Marthunis menggarisbawahi bahwa peningkatan kualitas pendidikan di SMA dan SMK mencakup pengembangan kompetensi dasar seperti nalar kritis, kreativitas, serta keimanan dan akhlak mulia. Hal ini, menurutnya, penting untuk mempersiapkan siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Pada satuan pendidikan SMA, Marthunis menekankan perlunya sistem pendidikan yang memperhatikan pengembangan siswa akademik dan non-akademik.
Dengan kurikulum yang adaptif dan kegiatan ekstrakurikuler yang beragam, SMA diharapkan tidak hanya menghasilkan siswa yang cerdas akademik, tetapi juga memiliki keterampilan interpersonal yang baik serta kesiapan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja.
Sementara itu, sebagai sekolah vokasi, SMK memberikan perhatian khusus dalam menciptakan lulusan yang siap kerja. Kepala Dinas menjelaskan pentingnya kurikulum berbasis kompetensi serta program praktik kerja lapangan yang efektif.
“Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan praktik kerja lapangan yang terintegrasi dengan industri akan memastikan lulusan SMK memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa proses peningkatan mutu pendidikan adalah perjalanan bersama yang memerlukan komitmen dari seluruh pihak. “Fokus kita bukan pada perubahan kecepatan, tetapi pada komitmen bersama untuk memastikan pendidikan terbaik bagi setiap anak,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Marthunis mengajak semua pihak untuk bergotong royong meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Aceh. “Mari kita bersama-sama mewujudkan masa depan pendidikan yang lebih baik bagi Aceh,” tutupnya.
Penulis : Hendria
Editor : Red