18 Nov 2025 | Dilihat: 256 Kali

Akibat Hujan Deras, Dua Desa di Aceh Jaya Terendam Banjir

noeh21
Banjir merendam rumah warga di Aceh Jaya. Foto. Ist
      
IJN - Aceh Jaya | Hujan deras mengguyur Aceh Jaya beberapa waktu lalu menyebabkan banjir merendam rumah warga dua Desa, di Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Selasa 8 November 2025, pagi.
 
Menurut laporan pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir disebabkan akibat hujan yang mengguyur Kecamatan Teunom, Aceh Jaya dengan intensitas tinggi dan sedang terjadi dimulai dari pukul 07.00 pagi hari.

Akibatnya, debit air sungai meluap dan menggenangi kawasan pemukiman Masyarakat. Sehingga, akses jalan tidak bisa dilalui, adapun dampak tersebut dikarenakan meluapnya beberapa sungai yang tidak mampu menampung debit air hujan yang turun.

Berdasarkan data diperoleh, banjir yang merendam dua Desa di Kecamatan Teunom berdampak pada 10 rumah di Desa Pasi Geulima dan merendam 19 rumah di Pasi Timon.

Informasi sementara warga yang terkena dampak harus mengungsi secara mandiri ke kerabat atau saudara.
 
Laporan Pusdalops BPBA, BPBD Kabupaten Aceh Jaya telah mengerahkan TRC/Damkar guna meninjau lokasi dan melakukan pendataan awal dan mengerahkan TRC guna Kaji cepat Pada titik rawan banjir.

Tim BPBD Kabupaten Aceh Jaya juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait, melakukan Assesment/kaji cepat di lokasi, dan pendataan serta dokumentasi
 
Plt kepala pelaksana BPBA Aceh, Fadmi Ridwan, SP, MA mengatakan, banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Jaya terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi. Banjir menyebabkan 29 rumah terendam air.
 
“Data yang diperoleh sementara 17 KK di Desa Pasi Geulima dan 22 KK di Desa Pasi Timon terkena dampak banjir. Kondisi terakhir air belum surut,"sebut Fadmi Ridwan.
 
Namun Fadmi Ridwan mengimbau warga yang berada di daerah yang rawan bencana banjir untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih memungkinkan terjadi.
 
“Kalau kita tinggal di lokasi yang rawan banjir, tentunya yang bisa kita lakukan adalah mengurangi kerugian pada saat kejadian bencana,” ujarnya.





Penulis: Ray
Editor: Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas