06 Jul 2025 | Dilihat: 316 Kali

Debit Air Berkurang, Sebagian Sawah di Jangka Terancam Kekeringan

noeh21
Sawah di kawasan "Blang Cot Panah" di Kecamatan Jangka kekeringan, Sabtu, 5 Juli 2025. (Foto: IJN/Amiruddin).
      
IJN - Bireuen | Sejumlah petani di Desa Jangka Alue dan beberapa desa sekitarnya mengeluh. Pasalnya, debit air untuk mengairi sawah mereka semakin menurun. Hal ini sebagaimana disampaikan Asri Nazar, petani setempat kepada IJN, Sabtu, 5 Juli 2025. 
 
Dia menjelaskan, sebelumnya ada pengumuman bahwa pada tanggal 20 Mei 2025 air irigasi akan dialiri ke sawah untuk musim tanam sekarang. "Makanya kami bajak sawah, dan ternyata gak cukup airnya.sehingga ada sawah yang sudah dibajak dan kondisinya kekeringan," jelas Nazar. 
 
Berdasarkan pantauan di lapangan, air di saluran irigasi utama hanya mengalir tipis dan tidak mampu menjangkau seluruh area persawahan di sana. 
 
Camat Jangka, Alfian menjelaskan kondisi ini dikarenakan penurunan debit air di bendungan, dan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas pengaturan air irigasi (keujruen blang).
 
Lebih lanjut dia menjelaskan, Kecamatan Jangka mendapat jatah air irigasi pada setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Kendati demikian, katanya, jumlah yang dibutuhkan mengairi sawah di sana masih kekurangan. 
 
Penulis : Amiruddin 
Editor : Red
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas