20 Jun 2023 | Dilihat: 747 Kali

Diskop UKM Aceh Bekali Pengusaha Nilam di Aceh Tamiang

noeh21
Diskop UKM Aceh melaksanakan Pembinaan Sentra Komoditi Unggulan di Aceh Tamiang, Foto. Humas Diskop UKM Aceh
      
IJN - Kuala Simpang | Produktivitas tanaman nilam di provinsi Aceh terkenal dengan mempunyai kualitas tinggi dengan tingkat unsur patchaoli sebesar 32 persen yang sangat penting untuk industri pembuatan parfum.

Diketahui, Patchoili merupakan zat berfungsi sebagai pengikat aroma agar harum parfum bertahan lama.

Hal itu seperti disampaikan Sekdiskop UKM Aceh, Ir. Saiful Bahri, MM dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop-UKM) Provinsi Aceh saat pembukaan Pembinaan Sentra Komoditi Unggulan di Aceh Tamiang, Selasa 20 Juni 2023.

“Nilam sudah sudah terkenal luas di manca negara. Saat ini nilam Aceh sangat dibutuhkan oleh Perancis yang terkenal dengan produk parfumnya. Pengusaha parfum sangat membutuhkan nilam Aceh sebagai bahan perekat harum produk mereka,”kata Ir. Saiful Bahri.

Dia mengajak peserta untuk serius dan semangat untuk mengikuti kegiatan ini, sehingga ada manfaatnya bagi peserta untuk mengembangkan produk usahanya yang menggunakan bahan minyak nilam.

Sementara itu, Dr. Suryadi Jaya, SE, M.Si, Kabid Pemberdayaan Koperasi, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bagi pelaku usaha nilam dalam rangka inovasi pengembangan produk usaha nilam menjadi produk turunan agar dapat menghasilkan nilai tambah guna peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya anggota koperasi.

Kegiatan ini didukung penuh oleh mitra kerja Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Aceh dengan nara sumber dari Atsiri Research Center (ARC) USK yakni Prof. Dr. Ir. Rina Sriwati, M.Si, Dr. Irfan Zikri, MA dari Fakultas Pertanian, Uswatun Hasanah Nura, Sp, M.Si dan Nanda Funna Ledita, Sp. dan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang, Ibnu Aziz, SKM.

Dalam sambutannya, Ibnu Aziz menyinggung masalah ketel penyulingan minyak nilam dan Aceh Tamiang akan menerima bantuan dua unit ketel dari Kemenkop UKM RI untuk mendukung kelancaran penyulingan minyak nilam di Aceh Tamiang.

“Saya mengharapkan kepada bapak ibu peserta untuk serius mengikuti acara ini hingga selesai acara, sehingga peserta nantinya diharapkan mampu untuk memproduksi produk dari minyak nilam setelah mengikuti kegiatan ini,”tutup Ibnu Aziz. (ADV)

Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas