Dia mengajak peserta untuk serius dan semangat untuk mengikuti kegiatan ini, sehingga ada manfaatnya bagi peserta untuk mengembangkan produk usahanya yang menggunakan bahan minyak nilam.
Sementara itu, Dr. Suryadi Jaya, SE, M.Si, Kabid Pemberdayaan Koperasi, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bagi pelaku usaha nilam dalam rangka inovasi pengembangan produk usaha nilam menjadi produk turunan agar dapat menghasilkan nilai tambah guna peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya anggota koperasi.
Kegiatan ini didukung penuh oleh mitra kerja Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Aceh dengan nara sumber dari Atsiri Research Center (ARC) USK yakni Prof. Dr. Ir. Rina Sriwati, M.Si, Dr. Irfan Zikri, MA dari Fakultas Pertanian, Uswatun Hasanah Nura, Sp, M.Si dan Nanda Funna Ledita, Sp. dan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang, Ibnu Aziz, SKM.
Dalam sambutannya, Ibnu Aziz menyinggung masalah ketel penyulingan minyak nilam dan Aceh Tamiang akan menerima bantuan dua unit ketel dari Kemenkop UKM RI untuk mendukung kelancaran penyulingan minyak nilam di Aceh Tamiang.
“Saya mengharapkan kepada bapak ibu peserta untuk serius mengikuti acara ini hingga selesai acara, sehingga peserta nantinya diharapkan mampu untuk memproduksi produk dari minyak nilam setelah mengikuti kegiatan ini,”tutup Ibnu Aziz. (ADV)