14 Jun 2023 | Dilihat: 576 Kali

Diskop UKM: Aceh Jadi Pilot Project SPBUN Kemenkop

noeh21
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) RI, Teten Masduki, didampingi Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki dan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar, meresmikan beroperasinya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nelayan, di Gampong Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Minggu (14/5/2023). Foto Tribunnews.com
      
IJN - Banda Aceh | Aceh menjadi daerah pertama percontohan (pilot project ) program Solar untuk Koperasi Nelayan (Solusi), yang telah diluncurkan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke IV Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) di Provinsi Aceh beberapa waktu lalu. Hal tersebut disampaikan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Aceh, Azhari S.Ag, M.Si melalui Kepala Bidang (Kabid) Kelemmbagaan T. Kamaluddin SE M.Si, kepada indojayanews.com, Rabu 14 Juni 2023.

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DiskopUKM) Aceh mengatakan, program Solusi tersebut, merupakan program kolaborasi tiga kementerian yakni Kementerian Koperasi dan UMKM, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Jadi, alasan Aceh tuan rumah (Mukernas IV KNTI) karena Aceh dapat salah satu program Solusi pilot project SPBUN nelayan yang berlokasi di Gaki Tuan, Lhoknga,” kata Kamaluddin.

Kamaluddin, menjelaskan bahwa peresmian SPUBN Koperasi Tunas Usaha Sejahtera tersebut, pada Minggu (14/5/2023) lalu yang berlangsung di kawasan wisata Gaki Tuan, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, bertepatan pada peringatan HUT ke 14 KNTI sekaligus Mukernas IV.

Selanjutnya Kamauddin menyampaikan KNTI mengangkat tema konsolidasi gerakan nelayan tradisional untuk percepatan agenda kesejahteraan nelayan, kedaulatan pangan dan kelestarian lingkungan pesisir dan laut.

“Pembukaan Mukernas tersebut, yang dibuka langsung oleh Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masuki dan dilanjutkan dengan peluncuran SPBUN Nelayan yang merupakan program Solusi dan launching pilot project tersebut makanya menteri pun ingin mengunjungi Aceh,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Kelembagaan Diskop UKM Aceh mengungkapkan, dengan diresmikannya SPBUN Koperasi Tunas Usaha Sejahtera sebagai pemantik untuk para sektor nelayan di Aceh, maka menjadi momentum dalam meningkatkan keuntungan yang lebih.

“Terkait kendala-kendala yang dihadapi oleh nelayan tradisional seperti akses BBM subsidi, perubahan iklim dan sarana prasarana nelayan dari selama ini, maka dengan hadirnya SPBUN ini, menjadi pemantik disektor nelayan untuk meraup keuntungan yang lebih” ujarnya.

Ia menambahkan, SPBUN Solusi yang diresmikan Menkop dan UKM tersebut merupakan yang pertama di Indonesia dari total seluruh Indonesia sebanyak tujuh unit dan salah satunya Aceh yakni SPBUN Koperasi Tunas Usaha Sejahtera.

“Alhamdulillah Aceh mendapat kesempatan pertama untuk pengoperasian SPBUN yang dikelola oleh Koperasi Tunas Usaha Sejahtera salah satu koperasi nelayan yang ada di pesisir Aceh. Program ini merupakan bagian dari mendekatkan BBM kepada para nelayan yang selama ini harus ke SBPU dengan menempuh jarak yang jauh dan akan mengeluarkan biaya tambahan,” tuturnya.(Adv)