IJN - Bireuen | Penanganan penyintas banjir dan tanah longsor di Gampong Simpang Jaya, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, tidak berhenti pada penyaluran bantuan sembako. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen bersama donatur juga membangun jaringan pipanisasi air bersih sepanjang 1.375 meter untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga pascabencana.
Pembangunan jaringan air bersih tersebut menjadi bagian dari aksi kemanusiaan atas inisiatif Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST dalam memperingati HUT ke-81 PMI.
Selain bantuan pipanisasi dan bantuan lainya dalam rangka HUT PMI ini langsung diserahkan kepada warga terdampak banjir oleh Bupati Bireuen, Muhklis selaku Pelindung PMI Bireuen didampingi Ketua PMI setempat, Edi Saputra, S.H, unsur Muspika Juli, perangkat gampong dan relawan PMI, Senin, 21 September 2026.
Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis mengatakan, pemulihan pascabencana harus dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, setelah air surut, kebutuhan warga tetap harus menjadi perhatian, terutama menyangkut kebutuhan dasar dan fasilitas yang menunjang kehidupan sehari-hari.
“Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama PMI hadir untuk memastikan bahwa masyarakat Simpang Jaya tidak pernah dibiarkan berjuang sendirian. Kehadiran kita hari ini adalah bukti komitmen bersama dalam menjamin kebutuhan dasar serta pemulihan fasilitas vital warga,” ucap Mukhlis.
Ia menegaskan, penanganan bencana tidak cukup hanya dilakukan pada masa tanggap darurat. Pemulihan harus terus dikawal hingga masyarakat kembali dapat menjalankan aktivitas secara normal.
Ketua PMI Bireuen Edi Saputra menjelaskan, pembangunan pipanisasi air bersih merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian PMI terhadap kebutuhan warga terdampak bencana.
“PMI tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga berupaya membantu menyelesaikan kebutuhan warga yang sifatnya mendasar. Air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting dalam proses pemulihan,” kata Edi.
Selain pembangunan jaringan pipanisasi, PMI Bireuen menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Simpang Jaya. Bantuan tersebut antara lain paket sembako keluarga, perlengkapan pemulihan kebersihan, kebutuhan balita dan ibu hamil serta kebutuhan darurat lainnya.
Edi menambahkan, keterlibatan relawan dan dukungan donatur menjadi bagian penting dalam pelaksanaan aksi kemanusiaan tersebut. PMI Bireuen, kata dia, akan terus berupaya mendampingi masyarakat terdampak bencana sesuai kebutuhan di lapangan.
Kehadiran Bupati Bireuen bersama PMI Bireuen di Simpang Jaya juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan, terlebih dukungan terhadap penyediaan sarana air bersih yang diharapkan dapat menunjang kehidupan mereka dalam masa pemulihan pascabanjir.
Penulis | Amiruddin
Editor | Muhammad Zairin