21 Sep 2026 | Dilihat: 21 Kali

Pejabat Pemerintah Aceh Sambut Kafilah MTQ di Bandara

noeh21
Asisten Bidang Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Syakir, Sambut kedatangan Kafilah MTQ di Bandara SIM | (Foto IJN)
      
IJN — Banda Aceh | Para kafilah Aceh yang telah mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, kembali tiba di Aceh, Senin 21 September 2026.
 
Kepulangan mereka disambut langsung jajaran pejabat utama Pemerintah Aceh, mulai dari asisten Sekda Aceh hingga para kepala dinas, di Ruang VIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.
 
Turut hadir menyambut kepulangan kafilah Aceh, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, anggota DPR Aceh Ilmiza Sa’aduddin Djamal, serta Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah.
 
Asisten Bidang Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Syakir, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih kafilah Aceh pada MTQ Nasional XXXI di Semarang.
 
Syakir mengatakan, keberhasilan Aceh menempati peringkat keempat nasional merupakan pencapaian yang melampaui target awal Pemerintah Aceh.
 
“ Kita senang dan bersyukur dengan prestasi luar biasa. Sebelumnya kita menargetkan 10 besar dan di luar dugaan, dengan kolaborasi dan doa bersama kita berada dalam empat besar,” kata Syakir.
 
Menurut Syakir, capaian tersebut akan menjadi motivasi bagi Pemerintah Aceh untuk meningkatkan pembinaan terhadap para peserta MTQ di masa mendatang.
 
Terlebih, Aceh akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional pada 2028. Karena itu, pembinaan terhadap para calon peserta akan terus diperkuat agar Aceh dapat meraih prestasi yang lebih baik.
 
“Capaian ini menjadi motivasi bagi pemerintah Aceh untuk melakukan pembinaan yang lebih baik ke depan. Apalagi pada 2028 Aceh menjadi tuan rumah, kita harap Aceh bisa mendapat peringkat yang lebih baik lagi,” ujar Syakir.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh yang juga Ketua Kafilah Aceh, Misran Fuadi, mengatakan pihaknya akan membicarakan persoalan bonus bagi para kafilah yang berhasil meraih juara bersama pimpinan Pemerintah Aceh.
 
Pembahasan tersebut nantinya akan disampaikan kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
 
“Semoga akan ada kebijakan pimpinan yang membahagiakan anak-anak kita,” kata Misran.
 
Pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, kafilah Aceh berhasil meraih peringkat keempat nasional dengan torehan 10 gelar juara utama, terdiri dari empat Juara I, empat Juara II, dan dua Juara III. Selain itu, Aceh juga meraih 11 predikat juara harapan.
 
Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi terbaik Aceh dalam 23 tahun terakhir. Keberhasilan ini sekaligus menjadi modal dan motivasi untuk meningkatkan pembinaan serta mengejar prestasi yang lebih tinggi saat Aceh menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2028.
 
Penulis | Rudi Hariyanto 
Editor | Muhammad Zairin