10 Apr 2021 | Dilihat: 768 Kali

Korban Keracunan Gas PT Medco Bertambah 4 Orang

noeh21
      
IJN - Aceh Timur | Kepala UPTD Puskesmas Banda Alam, Rasyidin, SKM memberikan keterangan bahwa hari ini, Sabtu, 10 April 2021 korban yang diduga keracunan gas milik PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) bertambah 4 orang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zubir Mahmud.
 
"Sampai saat ini, Pukul 14.00 Wib pasien korban keracunan gas bertambah 4 orang dan sudah dirujuk ke RSUD," ujarnya.

Baca Juga: Diduga Keracunan Gas PT Medco, Puluhan Warga Dilarikan ke Puskesmas
 
Sementara yang mendapatkan perawatan di Puskesmas sejak tadi pagi ada sekitar 6 orang untuk mendapatkan perawatan karena mengalami sesak dan muntah-muntah.
 
"Yang masih di lakukan observasi dua orang di ruang UGD, sisanya sudah kembali ke posko pengungsian setelah kondisi mereka membaik,"ujarnya.

BacaLMND: Medco Jangan Nikmati Hasil aja Tapi Bertanggung Atas Peristiwa Keracunan Masal
 
Ke empat pasien tersebut sudah dirujuk antara lain, Saiful Bahri (43), Jamaliah (34), Muhammad (16), Linawati (21) mereka mengalami demam, sesak dan pusing dan buruh penangan serius.
​​​​​
Baca: Banta: PT Medco Terancam Dipidanakan Jika Terbukti Lalai
 
Sementara itu, Warga Gampong Panton Rayeuk T, Sukasdi (46) meminta kepada pihak PT Medco, untuk segera bisa memastikan ke sterilisasi di lokasi kejadian penyebaran kebocoran gas milik PT Medco.

Baca : Terkait Dugaan Keracunan Gas PT Medco, PC HIMMAH Aceh Timur: Lebih Baik Medco Segera Tangani Warga yang Keracunan
 
"Kami mohon kepastian kondisi udara dan kapan bisa kembali pulang ke rumah masing-masing. apalagi dua hari ini, sudah megang dan puasa," ujarnya di tenda pengungsian.

Baca Juga: Pasien Korban Keracunan Gas PT Medco Gunakan BPJS, Banta: Biar Saya yang Tanggung Biayanya
 
Begitu juga, Tgk Usman Imun Gampong menyampaikan bahwa saat ini masih merasa was-was terkait kondisi di gampong.

Baca: Terkait Puluhan Warga Keracunan Gas, Akhirnya PT Medco Angkat Bicara

Medco Salur Kebutuhan Pokok Untuk Warga di Banda Alam
 
"Mungkin segera bisa di infokan kepada kami terkait kondisi ini,"ujarnya dengan singkat.
 
 
Penulis : Mhd Fahmi
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas