09 Sep 2025 | Dilihat: 103 Kali
Lapas Meulaboh Tanam 200 bibit kelapa dukung program ketahanan Pangan Nasional
Kepala Lapas Kelas IIB Meulaboh, Tendi Kustendi saat melakukan penanaman bibit pohon kelapa. Foto. Ist
IJN - Meulaboh | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Meulaboh melakukan penanaman 200 pohon kelapa di lahan pekarangan Lapas Meulaboh, Paya Peunaga, Selasa 9 September 2025.
Kepala Lapas Kelas IIB Meulaboh, Tendi Kustendi menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam program ketahanan pangan.
“Melalui penanaman pohon kelapa ini, kita berharap dapat memberi manfaat besar, tidak hanya menciptakan kenyamanan dan keteduhan, tetapi juga mendukung kebutuhan hidup masyarakat,” kata Tendi.
Usai mengikuti pertemuan virtual (zoom meeting), para peserta secara bergantian menanam pohon kelapa dengan penuh harapan agar tanaman tersebut tumbuh subur.
Pohon kelapa, menurut Tendi, memiliki banyak manfaat, mulai dari air kelapa yang menyehatkan, santan sebagai kebutuhan dapur, hingga lidi dan tempurung yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga.
Dalam kesempatan yang sama, dari Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah, disampaikan bahwa program ketahanan pangan juga terus digalakkan di berbagai lapas di Indonesia.
Di Nusa Kambangan, warga binaan diberdayakan melalui lahan sawah seluas 21,1 hektare untuk bercocok tanam. Selain itu, mereka juga mengembangkan usaha peternakan kambing, sapi, dan kerbau, serta budidaya ikan nila, bawal, hingga udang vaname dan udang windu.
Program ini didukung berbagai pihak, termasuk Kementerian Pertanian yang turut membantu penyediaan peralatan pertanian. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi bekal kemandirian bagi warga binaan, baik selama menjalani masa hukuman maupun setelah kembali ke masyarakat.
“Lapas harus menjadi wadah pembinaan sekaligus tempat menyiapkan warga binaan agar mampu hidup mandiri ketika kembali ke tengah masyarakat,” tutup Tendi.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Redaksi