24 Jul 2024 | Dilihat: 584 Kali
Menantang Maut, Jembatan Penghubung Desa di Aceh Singkil Memprihatinkan
Jembatan penghubung Kampung Kuala Baru Sungai, Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, yang terbuat dari kayu kian memprihatinkan. Foto. Erwan / IndoJaya
IJN - Singkil | Jembatan penghubung Kampung Kuala Baru Sungai, Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, yang terbuat dari kayu kian memprihatinkan, seakan siap menanti korban.
Pantauan IndoJayaNews.com, Rabu 24 Juli 2024, di kampung Kuala Baru, kondisi jembatan kayu sangat membahayakan pengguna jalan.
Menurut Nardi yang juga warga Kuala Baru mengatakan, masyarakat yang melintasi jembatan harus berhati-hati, karena kondisi lantai jembatan yang terbuat dari kayu kian memprihatinkan.
"Tak hanya masyarakat, para pegawai dan petugas tenaga kesehatan yang hendak melaksanakan tugas ke Kantor Camat dan Puskesmas Kuala Baru di seberang Kampung Kuala Baru Sungai, harus hati hati saat melewati jembatan itu,"kata Nardi.
Disebutkan, jembatan tersebut merupakan akses vital satu-satunya lintas masyarakat menuju kantor Pemerintahan dan Puskesmas Kecamatan Kuala Baru.
Hal senada juga dikatakan pemerhati Kuala Baru, Rid Dea menjelaskan, jika jembatan tersebut tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan dapat menimbulkan korban.
"Apalagi yang tidak biasa melewati dan dilalui malam hari, ini bisa celaka,"jelasnya.
Menurut dia, sebelumnya jembatan yang awalnya diwacanakan menjadi akses jalur lintas Kuala Baru menuju ibu kota Kabupaten Aceh Singkil pernah dikerjakan melalui anggaran dana desa. Namun, karena keterbatasan hanya dapat dibuat dari kayu.
"Untuk itu warga berharap agar pemerintah melalui instansi terkait dapat segera memperhatikan kondisi kepala jembatan yang sudah sangat memprihatinkan ini sebelum terjadi insiden korban jiwa," harapnya.
Sementara Kadis PUPR Aceh Singkil, Erwin Syahputra, ST, MM, saat dikonfirmasi IndoJayaNews.com mengatakan, pihaknya akan berupaya memasukkan program pembangunan jembatan Kampung Kuala Baru Sungai dalam anggaran tahun 2025 mendatang.
Namun, dalam upaya mengatasi kondisi kepala jembatan yang saat ini sudah sangat memprihatinkan itu, pihak PUPR akan berupaya memasukkan program perbaikan rehap jembatan dalam anggaran perubahan tahun 2024 ini.
"Semoga apa yang diharapkan dapat tertampung dan dikerjakan dalam waktu dekat ini, " demikian tutupnya.
Penulis: Erwan Syah Putra
Editor: AF