22 Des 2024 | Dilihat: 225 Kali

Peringati 20 Tahun Stunami, Alumni Menwa UTU Bersihkan Kuburan Massal

noeh21
Dewan Pimpinan Komisariat Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia Universitas Teuku Umar (DPKom IARMI UTU) melaksanakan bakti sosial berupa pembersihan kuburan massal di Gampong Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Foto. Istimewa
      
IJN - Meulaboh | Dalam rangka memperingati 20 tahun tragedi tsunami Aceh, Dewan Pimpinan Komisariat Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia Universitas Teuku Umar (DPKom IARMI UTU) melaksanakan bakti sosial berupa pembersihan kuburan massal di Gampong Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Minggu 22 Desember 2024.
 
Kegiatan ini langsung dipimpin oleh Ketua DPKom IARMI UTU, Safriadi, dengan menggandeng anggota aktif Resimen Mahasiswa UTU (Menwa UTU).

??????Safriadi mengatakan, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para syuhada korban tsunami, tetapi juga sebagai refleksi untuk mengingatkan kuasa Allah dan pentingnya kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan.
 
"Kami merasa terpanggil untuk melaksanakan kegiatan sosial ini sebagai bentuk penghormatan kepada para korban tsunami. Ini juga menjadi momen bagi kita semua untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan rasa kepedulian sosial," kata Safriadi.
 
Safriadi menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan makam massal ini telah menjadi agenda rutin DPKom IARMI UTU setiap tahunnya. Tahun lalu, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Gampong Beruegang, Kecamatan Kaway XVI.
 
"Tahun lalu, kami juga mengadakan kegiatan serupa membersihkan makam massal yang ada di Gampong Bereugang, Kecamatan Kaway XVI. Kegiatan ini menjadi komitmen kami untuk mengenang para korban tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004 silam," jelasnya.
 
Sementara itu Geuchik Gampong Suak Indra Puri, Sya'ban Lubis, yang turut berhadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukur atas inisiatif DPKom IARMI UTU yang telah memberikan perhatian kepada makam massal korban tsunami yang ada di desanya.
 
"Kerja sama seperti ini sangat penting, terutama dalam menjaga sejarah dan nilai-nilai sosial. Kami berterima kasih atas kepedulian DPKom IARMI UTU yang membantu membersihkan makam massal korban tsunami Aceh ini dan kalau bisa kegiatan seperti ini jangan putus," ungkapnya.
 
Ia menjelaskan Pembersihan kuburan massal ini mengingatkan pada pentingnya menjaga kebersihan sekitar. Sama seperti proses pemulihan Aceh pasca-tsunami yang melibatkan kebersamaan masyarakat, kegiatan ini memperlihatkan sinergi generasi muda dan warga setempat dalam menjaga sejarah sebagai pelajaran hidup.
 
Safriadi menutup kegiatan dengan harapan bahwa aktivitas ini dapat meningkatkan kesadaran sosial generasi muda sekaligus menjadi amal kebaikan yang berbuah pahala.
 
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum mengenang tragedi tsunami, tetapi juga menguatkan tanggung jawab sosial kita semua. Merawat makam massal korban tsunami adalah bagian dari pembelajaran, doa, dan pengingat bagi kita untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT," tutup Safriadi. (Ril)