08 Jul 2026 | Dilihat: 45 Kali

Roadshow Pasar Tani Aceh di Bireuen, Diharapkan Tekan Inflasi dan Pangkas Rantai Distribusi

noeh21
Teks Foto:  Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST meninjau salah satu stand Roadshow Pasar Tani Aceh 2026 di Kabupaten Bireuen. Foto: IJN / Amiruddin.
      
IJN - Bireuen | Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh menggelar Roadshow Pasar Tani Aceh 2026 sebagai upaya menekan inflasi pangan sekaligus memperpendek rantai distribusi hasil pertanian.
 
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bireuen, Rabu, 8 Juli 2026 berlangsung serentak di empat daerah, yakni Bireuen, Lhokseumawe, Meulaboh, dan Takengon.
 
Pembukaan kegiatan dihadiri Kepala Distanbun Aceh yang diwakili Kepala Bidang Hortikultura, Ir. Chairil Anwar, M.P., para kepala SKPK jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen, serta unsur Forkopimcam Kota Juang.
 
Mewakili Kepala Distanbun Aceh, Chairil Anwar menjelaskan, Pasar Tani merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam mengendalikan inflasi pangan melalui penjualan langsung dari petani kepada masyarakat tanpa perantara.
 
Menurutnya, pola tersebut mampu memangkas rantai distribusi yang selama ini menyebabkan harga komoditas meningkat di tingkat konsumen, sementara petani memperoleh keuntungan yang relatif kecil.
 
Dengan mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung, katanya, masyarakat dapat membeli kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau, sedangkan petani dan pelaku UMKM memperoleh harga jual yang lebih menguntungkan.
 
"Program ini diarahkan untuk mewujudkan Formula 3P, yaitu meningkatkan produksi, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan pendapatan riil petani. Ketika pendapatan petani meningkat, maka kesejahteraan masyarakat ikut terdorong dan angka kemiskinan dapat ditekan," katanya. 
 
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Distanbun Aceh juga mendorong agar Pasar Tani dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan di Kabupaten Bireuen.
 
Sementara itu, Bupati Bireuen Ir. Mukhlis, S.T., mengapresiasi kepercayaan Pemerintah Aceh yang menetapkan Bireuen sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Roadshow Pasar Tani Aceh 2026.
 
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pasar murah, tetapi menjadi ruang promosi sekaligus memperluas akses pemasaran bagi produk pertanian lokal.
 
"Sebanyak 32 UMKM dan kelompok tani dari berbagai penjuru Kabupaten Bireuen ikut berpartisipasi dengan menghadirkan hasil pertanian segar, produk hortikultura, serta aneka olahan pangan berkualitas. Kami berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus mendukung produk lokal," kata Mukhlis.
 
Ia mengajak petani dan pelaku UMKM untuk menjadikan Pasar Tani sebagai momentum memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, serta memperbaiki kemasan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
 
Usai membuka kegiatan, Bupati Mukhlis bersama Kabid Hortikultura Distanbun Aceh meninjau stan-stan UMKM dan kelompok tani. Keduanya berdialog dengan para pelaku usaha serta melihat langsung berbagai komoditas hortikultura dan produk olahan lokal yang dipasarkan kepada masyarakat.
 
Melalui penyelenggaraan Roadshow Pasar Tani Aceh 2026, pemerintah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, daya beli masyarakat meningkat, serta kesejahteraan petani dan pelaku UMKM di Kabupaten Bireuen terus bertumbuh.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin