26 Jul 2025 | Dilihat: 286 Kali
Rutan Banda Aceh Gelar Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh menggelar kegiatan Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan, yang diikuti oleh perwakilan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Aceh. Foto. Ist
IJN - Banda Aceh | Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh menggelar kegiatan Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan, yang diikuti oleh perwakilan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Aceh, Jumat 25 Juli 2025.
Kegiatan kepramukaan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian melalui jalur Pramuka yang humanis dan edukatif.
Acara yang dipusatkan di halaman utama Rutan Banda Aceh ini dibuka secara resmi dengan penuh semangat dan antusiasme.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, jajaran pejabat struktural dan fungsional, pengurus Kwarda Aceh, Kwarcab Aceh Besar, para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Aceh, serta unsur Forkopimcam yakni Danramil Baitussalam dan Kapolsek Baitussalam yang turut mendukung pembinaan kepribadian WBP melalui kegiatan positif ini.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun antara Pemasyarakatan dan Gerakan Pramuka.
“Kegiatan ini bukan sekadar perkemahan, namun menjadi media pembinaan karakter warga binaan berbasis kepramukaan yang menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama,” ujarnya.
Ia juga mengutip pernyataan Sesditjenpas, Bapak Gun Gun Gunawan, “Pramuka membina jiwa kepemimpinan di alam terbuka, pemasyarakatan membina harapan di balik jeruji, dua jalan berbeda namun satu tujuan membentuk manusia yang lebih baik.”
Pernyataan tersebut menggambarkan betapa pentingnya pembinaan yang menyeluruh, baik secara fisik maupun mental, untuk membentuk pribadi WBP yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kwarda Aceh dan Kwarcab Aceh Besar atas dukungan dan kolaborasinya dalam kegiatan ini.
“Sinergi yang terjalin antara kita menjadi kunci sukses pembinaan. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang berdampak langsung pada pembentukan karakter WBP,” tegas Kakanwil.
Kepada para peserta, khususnya warga binaan, beliau berpesan agar benar-benar memanfaatkan momentum ini untuk menggali potensi diri, bersikap disiplin, aktif, serta menjadikan kegiatan kepramukaan ini sebagai langkah awal menuju perubahan positif.
Kegiatan kepramukaan ini menjadi bukti nyata bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek hukum semata, tetapi juga memiliki perhatian besar terhadap pembinaan moral, mental, dan sosial.
Dengan semangat “Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat,” Rutan Banda Aceh terus berupaya menciptakan program-program pembinaan yang berdampak dan berkelanjutan
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Redaksi