07 Feb 2022 | Dilihat: 804 Kali

Said Alwi: Harusnya Cari Solusi, Bukan Tambah Polemik!

noeh21
Keterangan : Wakil Ketua Komisi III DPRK Nagan Raya, Said Alwi Arif. [Foto: Hendria Irawan/IJN]
      
IJN - Nagan Raya | Wakil ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya, Said Alwi Arif angkat bicara terkait pro - kontra dua tuntutan masyarakat "Mossi Tak Percaya" ke PT Bara Energi Lestari (BEL) dan dukungan masyarakat terhadap operasional PT BEL di Desa Ring 1 perusahaan.
 
"Terkait alokasi CSR, Bappeda dan pihak terkait harus transparan, dan masyarakat Desa ring 1 hadir, sampaikan apa program mereka, harus wajib hadir," kata Said Alwi kepada media, Senin 7 Februari 2022.

Baca juga : DPRK Akan Panggil Kembali PT BEL Terkait Bekas Galian Tambang
 
Menurut politisi Partai PNA ini, masyarakat Desa Ring 1 harus tau, jangan hanya Bappeda dan perusahaan, hal itu agar tau apa programnya. 
 
"Karena CSR diutamakan untuk pemberdayaan masyarakat, bukan untuk sekelompok (orang-red) dan lebih kepada pemberdayaan atau pembangunan umum," ucapnya.

Baca juga : Masyarakat 5 Desa Nyatakan Mosi Tak Percaya ke PT BEL
 
Dia juga meminta pihak terkait untuk transparan dan terbuka kepada masyarakat terkait alokasi CSR tersebut. "Jelas harus transparan, agar tidak terjadi permasalahan dalam masyarakat dan tidak terjadi salahpaham,"pintanya
 
Said Alwi meminta masyarakat tidak anarkis. Bahkan, dia menyarankan masalah CSR pertanyakan ke Bappeda dan tidak boleh ada kelompok-kelompok dalam masyarakat.
 
"Terlalu banyak kelompok tak akan berhasil, yang ada jadi polemik (konflik-red) baru, setiap ring 1 cukup satu saja kelompok dengan kumpul menjadi satu, lakukan musyawarah dengan pihak terkait (Pemerintah, Bappeda, DPRK, Perusahaan), jangan jadikan banyak kelompok kelompok, jika banyak kelompok tak akan berhasil, harusnya bersatu mencari solusi jangan menambahkan polemik dilapangan," ucapnya

Baca juga : Kata PT BEL Terkait Pernyataan Masyarakat Lima Desa
 
Said Alwi menyebutkan, pihaknya sangat mendukung adanya Investor dan perusahaan. Bahkan kata dia, PT BEL sangat diharapkan masyarakat Nagan Raya.
 
"PT BEL sangat kita harapkan dan perlu ada perusahaan di Nagan Raya, bahkan Investor harus kita undang, minimal lapangan kerja bagi masyarakat ada, dan kita jelaskan ke masyarakat, terkait jenjang jabatan/ pendidikan terakhir,"tutupnya. [He/Red]

 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas