22 Okt 2025 | Dilihat: 2252 Kali

Tanggapi Usulan Bupati Tarmizi, Dirjen SDA Tinjau lokasi Pembangunan Irigasi Lhok Guci

noeh21
Dirjen SDA Kementerian PU, Dwi Purwanto saat meninjau langsung kondisi Irigasi Lhok Guci didampingi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat. Foto. Ist
      
IJN - Meulaboh | Pemerintah Pusat melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia meninjau lokasi rencana pengerjaan sejumlah ruas lahan di Irigasi Lhok Guci.
 
Respon cepat ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Bupati Aceh Barat, Tarmizi kepada kementerian pekerjaan umum untuk menghadirkan solusi terkait banjir di Kabupaten Aceh Barat.

Dalam kunjungan itu, Dirjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Dwi Purwanto mengatakan pihaknya akan melakukan pengerjaan sejumlah ruas lahan di Irigasi Lhok Guci.
 
Kepastian itu dikatakan langsung oleh Dirjen SDA Kementerian PU, Dwi Purwanto saat meninjau langsung kondisi Irigasi Lhok Guci didampingi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, Rabu 22 Oktober 2025.
 
"Hari ini kita akan menyelesaikan tiga ruas yaitu sebelah kanan, bawah dan kiri. Kita akan pilih daerah irigasi yang benar - benar daerah permukaan, bukan di daerah rawa," kata Dwi.

Dijelaskan, total luas lahan irigasi Lhok Guci Aceh Barat yang akan dikerjakan oleh Pemerintah pusat melalui Kementerian PU pada tahun 2026 - 2027 mencapai sekitar 1.100 hektar.
 
"Setelah itu akan kita lanjutkan ke sisi sebelah kiri, kurang lebih sekitar 3000 sampai 4000 hektar. Jadi harapan kami, kita membangun itu sekarang output dan outcomenya juga akan kelihatan," katanya.

Selain itu, untuk rencana pembangunan kolam retensi, pihaknya akan menurunkan tim teknis khusus untuk mereview desain kolam retensi di Kabupaten Aceh Barat.
 
"Desainnya memang masih dasar, kami harus melakukan review lagi karena ini hubungannya dengan pantai maupun sungai, jadi nanti akan melibatkan dari balai pantai dan sungai," ujar Dwi.
 
Dia juga meminta Bupati Aceh Barat dan juga unsur terkait lainnya untuk melihat langsung hasil pengerjaan kolam retensi di Jogja yang telah dibuat oleh pemerintah.
 
Dengan adanya Irigasi Lhok Guci dan kolam retensi di Aceh Barat, tambah Dwi, pemerintah berharap nantinya dapat membawa dampak positif bagi petani dan masyarakat Aceh Barat terutama dalam peningkatan hasil pertanian dan mencegah banjir.





Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas