12 Jan 2022 | Dilihat: 590 Kali

Jalin Sinergitas Penegakan Hukum, Kakanwil Kunjungi Kejati Aceh

noeh21
Kakanwil Kemenkumham Aceh Meurah Budiman disambut langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Muhammad Yusuf di ruangan kerjanya.
      
IJN - Banda Aceh | Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Meurah Budiman melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Aceh, Selasa (11/1) kemarin.
 
Tiba di Kejati, Kakanwil Kemenkumham Aceh Meurah Budiman disambut langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Muhammad Yusuf di ruangan kerjanya. Turut hadir mendampingi, Kadiv Yankumham Sasmita, Kabag Umum Hendri Rahman, dan Kasubbag Humas, RB dan TI Ida Meilani.
 
Selain dalam rangka silaturahmi, pertemuan tersebut juga dilakukan sebagai sebuah upaya merawat hubungan yang telah terjalin baik diantara kedua instansi selama ini. 
 
Meurah Budiman mengatakan, sinergitas dan kolaborasi sebagai sesama Aparatur Penegak Hukum (APH) harus terus dilakukan. Kedepannya, upaya penegakan hukum akan menghadapi tantangan dan dinamika yang berubah sehingga dibutuhkan kolaborasi yang baik.
 
"Kondisi dapat berubah, masyarakat mempunyai kecenderungan tersendiri sehingga ini menjadi sebuah tantangan dalam penegakan hukum kedepan," jelasnya. Rabu 12 Januari 2022.
 
Meurah menyebutkan, selain membahas kondisi hukum dan politik Aceh terkini, pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) juga menjadi pembahasan.
 
Meurah Budiman juga berharap Kejaksaan Tinggi Aceh mendukung penuh Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di tahun 2022. 
 
Pasalnya, Kanwil Kemenkumham Aceh berupaya untuk meraih predikat tersebut pada tahun 2022.
 
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Yusuf menyatakan kesediaannya mendukung Kanwil Kemenkumham Aceh.
 
"Secara pribadi dan atas nama instansi, saya mendukung penuh Kanwil Kemenkumham Aceh dan siap bersinergi dalam upaya mewujudkan Zona Integritas WBK dan WBBM di Kanwil Aceh," ucapnya. [Red/HI]
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas