19 Mei 2026 | Dilihat: 47 Kali

Siap Harumkan Daerah, 11 Atlet Kempo Bireuen Ukir Asa ke PORA XV Aceh Jaya

noeh21
Teks Foto:  Para atlit dan pelatih pada Pra Kualifikasi PORA IV cabang olahraga Shorinji Kempo yang berlangsung di GOR KONI Aceh, Banda Aceh. Foto: IJN / Ist.
      
IJN - Bireuen | Semangat juang atlet muda Kempo Kabupaten Bireuen menuai hasil yang baik. Sebanyak 11 atlet berhasil memastikan tiket menuju Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Aceh Jaya setelah tampil pada Pra Kualifikasi PORA IV cabang olahraga Shorinji Kempo yang berlangsung di GOR KONI Aceh, Banda Aceh, 14–18 Mei 2026.
 
Keberhasilan tersebut menjadi catatan membanggakan bagi kontingen Kempo Bireuen. Di tengah persaingan ketat, para atlet tidak hanya memastikan kelolosan ke PORA, tetapi juga berhasil membawa pulang satu medali emas dan tiga medali perunggu.
 
Ketua Umum Pengkab Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Bireuen, Taufiq Ridha, menyebut capaian itu sebagai modal penting menghadapi ajang olahraga terbesar di Aceh.
 
“Walaupun hasilnya satu emas dan tiga perunggu, seluruh atlet yang berangkat berhasil lolos ke PORA. Ini menjadi harapan besar bagi Kempo Bireuen untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri lebih baik lagi,” katanya, Senin, 18 Mei 2026 kepada wartawan. 
 
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi fondasi awal untuk membangun kekuatan tim menuju PORA XV Aceh Jaya yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
 
Pengurus bersama jajaran pelatih, kata dia, akan melakukan evaluasi serta pembinaan lebih intensif agar para atlet dapat tampil maksimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi kontingen Kabupaten Bireuen.
 
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Kabupaten Bireuen yang telah mendukung keberangkatan kontingen Kempo Bireuen yang terdiri atas 11 atlet muda serta tiga official dan pelatih.
 
Dari total 11 atlet yang terdiri atas enam putra dan lima putri, mereka tampil di berbagai nomor pertandingan dan berhasil menorehkan prestasi membanggakan.
 
Medali emas dipersembahkan Muhammad Dzairofie pada nomor Randori putra kelas 45–50 kilogram setelah tampil gemilang sepanjang pertandingan.
 
Sementara tiga medali perunggu diraih Haikal Arief pada nomor Randori putra kelas 50–55 kilogram, Puji Sonia pada nomor Randori putri kelas 65–70 kilogram, serta nomor Embu beregu Putra I Kyu.
 
Manajer sekaligus official kontingen, Murdeli, didampingi pelatih utama Jumaidi, mengungkapkan perjuangan para atlet tidak sepenuhnya berjalan mulus. Salah satu atlet andalan, Akmarullah, yang berpeluang meraih medali harus terhenti akibat cedera kaki kanan saat memasuki fase menuju semifinal pada kelas Randori putra 65–70 kilogram.
 
Meski demikian, semangat dan perjuangan para atlet tetap menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kempo Bireuen.
 
“Anak-anak sudah memberikan kemampuan terbaik. Mereka bertanding dengan penuh semangat dan menunjukkan potensi besar. Ini menjadi modal penting menuju PORA nanti,” kata Murdeli.
 
Keberhasilan meloloskan seluruh atlet ke PORA menjadi sinyal positif bagi perkembangan Kempo Bireuen. Generasi muda yang tampil pada Pra PORA kali ini dinilai memiliki potensi besar untuk membawa nama Kabupaten Bireuen bersinar di panggung olahraga Aceh.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin