25 Jul 2021 | Dilihat: 973 Kali

Cagar Budaya Aceh Singkil Perlu Perhatian Serius Pemerintah

noeh21
Keterangan Foto: Kabid Budaya, Disdikbud Aceh Singkil, M.Najur bersama tim menemukan nisan kuno. [Erwan/IJN]
      
IJN - Aceh Singkil | Dalam upaya menggali, melestarikan, dan pengembangan situs cagar budaya di Kabupaten Aceh Singkil, yang diduga banyak tersebar dalam daerah setempat, dianggap perlu adanya perhatian serius dari Pemerintah sebagai investasi masa lampau yang perlu dikembangkan.

"Untuk itu  perlu keseriusan dan kehadiran Pemerintah dalam menggali, menemukan kembali kisah sejarah masa lalu Kabupaten Aceh Singkil,"kata Kabid Budaya Disdikbud, M. Najur, Minggu 25 Juli 2021.

Menurutnya, hal itu seiring semangat Pemerintah Desa Tanjung Mas, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil bersama masyarakat yang menoreh hasil ditetapkan nya Desa mereka oleh Kemendikbud RI menjadi satu-satunya Desa Budaya di daerah setempat tahun 2021.

Baca Juga: Mayat Pria Ditemukan Warga di Darul Makmur Nagan Raya, Ini Kata Kasat Reskrim

Dia menyebut, dari hasil dan semangat tersebut, sudah selayaknya Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil hadir membuka mata untuk menggali, melestarikan, dan mengembangkan situs cagar budaya daerah setempat.

"Sehingga keberadaan tatanan sosial, dan budaya masa lalu bisa terungkap melalui temuan-temuan peninggalan benda-benda situs cagar budaya yang ada,"sebutnya

Lanjutnya, apalagi Kabupaten Aceh Singkil dikenal tempat lahirnya salah seorang ulama besar Aceh, Syekh Abdurrauf As Singkily yang memiliki pengaruh besar dalam penyebaran agama Islam di Nusantara di masa hidupnya.

Begitu pun diketahui, di lokasi Desa Tanjung Mas tersebut terdapat makam orang tua Syekh Abdurrauf As Singkily, Syaikh Ali Fansuri yang juga merupakan salah seorang Ulama ternama Aceh.

Tak hanya itu, diketahui di sejumlah titik lokasi dalam Kabupaten Aceh Singkil masih banyak situs-situs cagar budaya peninggalan sejarah lainnya yang belum tergali secara maksimal untuk dikembangkan.

Sebelumnya, mendampingi Kadisdikbud Aceh Singkil Khalilullah bersama tim pendamping Kebudayaan Desa, Kepala Desa dan masyarakat Tanjung Mas serta mahasiswa KKN Staisar daerah setempat, pihaknya melakukan ekspedisi mencari situs cagar budaya di Desa setempat.

Dalam penelusuran yang telah dilakukan beberapa kali itu, pihaknya menelusuri puluhan situs sejarah cagar budaya makam kuno yang ada di Desa Tanjung Mas, hampir punah. "Bahkan menemukan bukti sejarah yang telah terdata,"ungkapnya.

Najur menjelaskan, dengan ditemukannya keberadaan nisan-nisan tua itu, membuktikan kejayaan dan kegemilangan negeri Aceh Singkil dimasa lalu. 

Dari informasi diketahui, Tanjung Mas bukanlah hanya sekedar nama sebuah desa. Tapi Desa yang berada dipinggir sungai itu merupakan suatu kawasan kerajaan yang tertua di Wilayah Tanoh Singkil.

"Dengan begitu diharapkan, dalam waktu dekat ini akan dapat di turunkan Tim Ahli Arkeologi untuk meneliti lebih lanjut terkait potensi situs cagar budaya setempat. Hal itu untuk mewujudkan Desa Budaya Tanjung Mas yang berkembang,"harapnya.


Penulis: Erwan
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas