18 Feb 2024 | Dilihat: 656 Kali
IKWI Aceh gunakan Batik Khas Aceh Besar di HPN 2024
Grup Paduan Suara IKWI Aceh dengan seragam batik khas Aceh Besar menjelang tampil di pentas HPN 2024 di Candi Bentar 6, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (18/2/2024). | (Foto/ dok IKWI Aceh)
IJN - Aceh Besar | Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM, secara khusus mengapresiasi ibu-ibu yang tergabung dalam lembaga Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) yang ikut mempromosikan produk batik khas Aceh Besar 'Nyan Cap' dengan memakainya di ajang Hari Pers Nasional (HPN) 2024 di Candi Bentar Putri Duyung Cottage, Ancol Jakarta.
“Terimakasih telah ikut andil untuk mempromosikan Batik Khas Aceh Besar 'Nyan Cap', di HPN 2024, sebagai langkah lanjut membuka jalur pemasaran yang lebih masiv untuk produk tenun khas Aceh Besar di tingkat nasional,” kata Iswanto, Minggu 18 Februari 2024.
Kali ini ibu ibu IKWI Aceh tampil dalam Lomba Paduan Suara, seragam ibu-ibu keluarga wartawan dari Aceh itu tampak menyedot perhatian tersendiri. Mengenakan baju batik etnik warna biru serta dipadukan dengan rok dan jilbab putih, IKWI Aceh tampil percaya diri dalam acara silaturrahmi IKWI secara nasional itu.
Sementara Pj Bupati Iswanto mengatakan, sebelumnya batik khas Aceh Besar 'Nyan Cap' juga telah dipromosikan melalui beberapa event nusantara. Selain itu juga pada event event lokal di Aceh, termasuk membuka showroom di Kantor Dekranasda Aceh Besar di Gampong Gani Kecamatan Ingin Jaya, serta juga di lokasi pabriknya di Samahani. “Penampilan di arena HPN 2024 ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami Aceh Besar, karena acara ini secara langsung menjadi jalur yang tepat untuk mempromosikan Batik 'Nyan Cap' di kancah nasional,” tandas Muhammad Iswanto.
Apresiasi dan ucapan terima kasih juga dilontarkan oleh Pj Ketua Dekranasda Aceh Besar, Cut Rezky Handayani SIP MM. Menurutnya, promosi di tingkat nasional terutama di kalangan para jurnalis se nusantara itu, menjadi langkah tersendiri untuk membumikan batik khas Aceh Besar 'Nyan Cap'.
“Alhamdulillah, selama kerajinan tekstil Batik 'Nyan Cap' diproduksi beberapa bulan lalu, sebagai titik balik kebangkitan batik khas Aceh Besar serta produk kerajinan tekstil dimulai, saat ini pangsa pasarnya sudah mulai terbuka dan menjanjikan,” kata Cut Rezky Handayani yang juga Pj Ketua TP PKK Aceh Besar itu.
Cut Rezky yang akrab disapa Cut Anda oleh koleganya, kembali menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kerajinan tekstil hingga gerabah di Aceh Besar. Sebagai bagian untuk mewujudkan UMKM tangguh serta mandiri di Aceh Besar. “UMKM adalah soko guru untuk kesejahteraan masyarakat, termasuk di Aceh Besar dan termasuk tetap eksis saat dihantam pandemi Covid-19 . Untuk itu kami bersama pemangku kepentingan terkait komitmen penuh untuk mewujudkan UMKM tangguh dan mandiri di Aceh Besar,” demikian Cut Rezky.
Paduan suara Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Aceh tampil di pentas Hari Pers Nasional (HPN) 2024 di Candi Bentar Putri Duyung Ancol, Jakarta, Minggu 18 Februari 2024.
Usai tampil di ajang Lomba Paduan Suara Nasional khusus untuk jajaran IKWI, Ketua IKWI Aceh, Ny. Hanifah mengatakan, selain itu agenda yang diikuti IKWI Aceh adalah “Seminar Penghapusan KDRT” yang dipusatkan di Candi Bentar 6, Ancol, Jakarta Utara.
Dikatakan Ketua IKWI Aceh, selain bangga bisa mensosialisasikan himne Aceh di pentas nasional, juga ada kebahagiaan tersendiri saat tampil, grup Paduan Suara IKWI Aceh mengenakan batik khas Aceh Besar.
“Alhamdulillah, batik khas Aceh Besar yang diberikan oleh Ketua Dekranasda Aceh Besar untuk IKWI Aceh telah kami pakai ketika menggaungkan hymne Aceh Mulia di pentas HPN 2024. Terima kasih juga atas dukungan Pj Bupati dan Pj Ketu Dekranasda Aceh Besar,” tutup Ketua IKWI Aceh.
Penulis : Hendria Irawan
Editor : Redaksi