08 Sep 2024 | Dilihat: 383 Kali

Peserta AIO Asal Indonesia bersaing dengan Orienteers mancanegara Lintasi Benteng Jepang

noeh21
Pelepasan start perdana para orienteers lokal dan mancanegar. Foto. Iin / IndoJayanews
      
IJN - Sabang | Sebanyak 150 peserta Aceh International Orienteering (AIO) mulai mengikuti lomba kelas Menengah (jarak menengah) yang cenderung melintasi medan berhutang dan kebun warga.
 
Pelepasan start perdana para orienteers lokal dan mancanegara dimulai pukul 09.00 WIB, di depan Kantor Geuchiek Anoi Itam Sabang, Sabtu 7 September 2024.
 
Saat dilepas, para Orienteers (sebutan Pelari Orienteering) dibekali Peta Orientering yang berisi rute yang harus mereka tempuh, untuk menemukan 11 titik stasiun yang sebelumnya telah dipasang oleh penyelenggara. Selain itu mereka juga dibekali Kompas sebagai alat penentu Arah.
 
Adviser perlombaan asal Jakarta, Fico Azhari Menyebutkan, Medan yang ditempuh para atlit sangat variatif, terdiri dari Pantai, Hutan, Icon Wisata Benteng Jepang dan pemukiman desa Anoi Itam. 
 
Perlu diketahui bahwa peserta pada event AIO ini dihadiri oleh 8 negara, Amerika Serikat, Gambia, Libia, Filipina, Malaysia, Thailand dan Indonesia. Mereka semua yang berlaga di event AIO ini adalah atlet-atlet Orienteering dari negaranya. Sehingga menjadi tantangan bagi atlet Indonesia untuk bersaing dalam kompetisi ini,” ungkapnya.
 
Lanjut ia menjelaskan, kelas M21 dan W21 merupakan kelas elite, Andi Lalang ada di posisi pertama dengan waktu tempuh, 27 menit 2 detik, disusul oleh Gesner Elbaryo dari semarang, dengan waktu tempuh 32,24 detik. Selanjutnya peringkat 3 Bagus Daniswara, asal Kota Sabang. 
 
Sementara kelas W21, urutan pertama adalah Nur Heni dari Semarang dengan catatan waktu 27 menit 9 detik, posisi kedua Siti Aisyah dari Jakarta, dengan waktu tempuh 29 menit 12 detik. Diposisi ketiga ada Riris Aryani, asal Banda Aceh, dengan waktu tempuh, 41 menit 28 Detik. 
 
“Dari kegiatan ini kita berharap akan lahir banyak atlet Orienteering asal Aceh yang mampu bersaing dengan atlet-atlet tingkat internasional lainnya,” harap Fico Azhari.
 
Selanjutnya kategori Sprint Distance (jarak cepat) akan diperlombakan dikawasan Tugu Merah Putih Kota Sabang, pada besok hari Minggu, 8 September 2024. 
 
Para Orienteers akan melintasi rute pemukiman warga kota Sabang dan beberapa ruas jalan perkotaan.


Penulis: IIN Wahyudi
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas