14 Okt 2024 | Dilihat: 458 Kali
Disaksikan Mualem-Dek Fadh, DPW Muda Seudang Bireuen Resmi Dilantik
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Muda Seudang Bireuen melaksanakan pelantikan pengurus di Balai Pengajian Jabal Safina, Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, Bireuen. Foto. Istimewa
IJN - Bireuen | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Muda Seudang Bireuen melaksanakan pelantikan pengurus di Balai Pengajian Jabal Safina, Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, Bireuen, Minggu 13 Oktober 2024.
Pelantikan berlangsung sukses dihadiri ribuan masyarakat, tokoh Ulama, tokoh masyarakat, ormas, OKP, para kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), petinggi DPW Partai Aceh (PA) Bireuen, dan jajaran Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Batee Iliek.
Turut hadir juga sejumlah tokoh penting diantaranya Mualem, Calon Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, pasangan calon Bupati Bireuen nomor urut 2, serta mantan wakil Bupati Bireuen, Dr. Amiruddin Idris.
Acara pelantikan juga disertai dengan syukuran anggota DPRA terpilih Rusyidi Mukhtar, S.Sos (Ceulangiek) yang juga sebagai Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, silaturahmi calon Gubernur Aceh dan Calon Wakil Gubernur Aceh, silaturahmi calon Bupati Bireuen dan calon Wakil Bupati Bireuen yang sama-sama di usung oleh Partai Aceh.
Ketua Muda Seudang terpilih, Sayed Chairul Raziq mengatakan kegiatan dengan tema "Merajut Asa Muda dalam Bingkai Adat dan Budaya Aceh, serta Melestarikan Warisan Leluhur Sebagai Pondasi Dalam Membangun Masa Depan Aceh Yang Gemilang" ini diambil sebagai penyambung perjuangan Aceh kedepan.
"Sebagai generasi penerus bangsa, pemuda Aceh memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu,"katanya.
Ia menjelaskan, organisasi Muda Seudang di Provinsi Aceh hadir dengan tujuan mulia, melestarikan nilai-nilai luhur Aceh, meningkatkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap identitas Aceh di tengah arus globalisasi, mewujudkan Aceh yang bermartabat.
"Kami akan terus berkontribusi aktif dalam pembangunan Aceh, baik bidang ekonomi, sosial, maupun budaya, untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran rakyat melalui gagasan nantinya yang akan di regulasikan kepada kader-kader Partai Aceh yang saat ini berada di Pemerintahan baik di Legislatif ataupun Eksekutif," demikian kata Sayed. (Red)