21 Feb 2022 | Dilihat: 780 Kali

Dua Kasat di Polres Nagan Raya Mediasi Kisruh Masyarakat dengan PT BEL

noeh21
Mediasi Masyarakat dengan PT Bara Energi Lestari (BEL) di Aula Mapolres Nagan Raya. [Foto: Hendria Wartawan/IJN]
      
IJN - Suka Makmue | Diduga tidak adanya transparansi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan kurangnya Komunikasi dengan masyarakat lingkaran tambang Bara Energy Lestari (BEL).

Baca juga : Elemen Tokoh Masyarakat Gelar Aksi Demonstrasi di PT BEL
 
Akhirnya, Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Machfud, SH.MM dan Kasat Intelkam AKP Supriadi,Sos melakukan mediasi antara masyarakat dan pihak perusahan. Mediasi itu berlangsung di Aula Mapolres Nagan Raya, Senin 21 Februari 2022, yang dihadiri tokoh masyarakat dan pihak perusahan tambang batu bara.

Baca juga : Kata PT BEL Terkait Pernyataan Masyarakat Lima Desa
 
Dalam mediasi tersebut, kasat Reskrim AKP Machfud, SH.MM meminta pihak perusahan dan masyarakat untuk membuat tim kecil, dengan tujuan mencari fakta tentang pengelolaan dana CSR dan bantuan lainnya.

Baca juga : Masyarakat 5 Desa Nyatakan Mosi Tak Percaya ke PT BEL
 
Selain itu, Kasat Reskrim menegaskan, jika ada temuan atau kejanggalan di lapangan akan lakukan penyelidikan terkait pengelolaan dana CSR di lima Desa tersebut
 
Sementara itu, Kasat Sat Intelkam AKP Supriadi, Sos juga meminta pihak perusahan untuk membuat balai pertemuaan, dengan tujuan setiap satu bulan sekali pihak perusahan dan masyarakat lima desa minum kopi bersama.

Baca juga : DPRK Akan Panggil Kembali PT BEL Terkait Bekas Galian Tambang
 
Pantauan media, dalam mediasi tersebut dari pihak perusahaan turut hadir Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BEL, Rahmad Zahri, Yasir Arafat Lawyer PT BEL, dan pihak terkait lainnya.
 
Sebelumnya, Ratusan Masyarakat lima desa pada kamis, 17 Febuary 2022 lakukan aksi dilokasi tambang Bara Energy Lestari (BEL).

Baca juga :  Ini Kata DPRK Terkait Tuntutan Masyarakat untuk PT BEL
 
Pada aksi tersebut, masyarakat lima desa  menuntut transparansi PT BEL dalam pengelolaan dana CSR, rekrutmen tenaga kerja lokal secara terbuka, mengutamakan putra daerah, serta pihak perusahaan bertanggung jawab untuk menutup lobang bekas galian tambang di Gampong Alue Buloh. [red]
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas