IJN - Nagan Raya | Exco PSSI Nagan Raya menolak keras soal adanya pemain luar yang berlatih di Nagan Raya untuk ajang Pra-PORA.
Exco PSSI Sofyanto mengatakan, dirinya telah menerima Surat Keputusan (SK) sebagai tim seleksi Pra-PORA tingkat Kabupaten Nagan Raya.
Lanjut Sofyan, setelah dilakukan melalui berbagai tahapan seleksi di tiga rayon, dari 200 orang di seleksi yang lolos 20 Atlet, bahkan saat ini sedang tahap training center (TC) jalan.
Namun disisi lain, tanpa sepengetahuan, saat tim exco hadir ke lapangan, bahkan ada pemain luar Bireuen berjumlah 13 orang yang berlatih, termaksud pelatih. Tak hanya itu, Sofyan juga menyayangkan soal anggaran seleksi yang tak kunjung dicairkan, pasca seleksi pemain.
"Bahkan sejumlah senior bola yang ada di Nagan Raya kemarin juga ikut hadir ke lapangan, mereka menolak pemain luar yang berlatih di Nagan Raya,"kata Sofyan.
Karena ketua PSSI Nagan Raya tak hadir di lokasi, pelatih dan pengurus mencoba melakukan musyawarah soal kisruh tersebut. Informasi diperoleh, tak hanya dengan exco, hampir semua pengurus PSSI bahkan keputusan sepihak ketua PSSI tanpa ada musyawarah dengan para pengurus.
Bahkan, pihaknya meminta agar kegiatan TC jalan ditunda sementara, sebelum ada penyelesaian antara PSSI dengan Exco dan senior bola di Nagan Raya.
"Pasca penundaan kemarin, hal itu tidak di indahkan, hari ini pemain luar Nagan Raya masih melakukan latihan, bahkan dari 8 orang ditambah menjadi 5 orang pemain luar, sehingga menjadi 13 orang,"sebutnya.
Dia menegaskan, kegiatan tersebut tetap harus dihentikan sementara, sebelum ada penyelesaian dengan Ketua PSSI.
"Kami exco menolak pemain luar Nagan Raya, meskipun TC tersebut dijalankan, kami tetap merekomendasikan pemain yang telah kami seleksi beberapa waktu lalu, yang merupakan putra asli Nagan Raya sebanyak 22 orang," tegas Sofyan.
Dia mengaku, pemain yang telah di seleksi sebanyak 22 orang tersebut murni pemain dan putra asli Nagan Raya, dan seleksi tersebut dilakukan atas persetujuan PSSI dan SK terlampir. "Kami exco menolak keras pemain luar bermain di Nagan Raya, termaksud juga pelatih, karena tidak ada musyawarah hampir seluruh pengurus PSSI, bahkan Exco," demikian tutupnya.
Secara terpisah, dikonfirmasi INDOJAYANEWS.COM, Sekretaris Umum KONI Nagan Raya Hendrian Deni. SE, menjelaskan, berdasarkan hasil rapat dengan Cabang Olahraga (Cabor), sudah komitmen bahwa yang di kirim ke ajang Pra PORA harus pemain lokal.
Dia mengatakan, soal syarat dan lain sebagainya ditentukan oleh Panitia pelaksana.
"Namun kalau untuk pemain, tetap memakai pemain lokal, tidak pemain luar," kata Hendrian Deni.
Dia menyebutkan, itu merupakan komitmen bersama. "Kita kembangkan motivasi masyarakat Nagan Raya yang minat olahraga secara maksimal, agar tak ada kesan lain dari masyarakat. Karena kita tidak mau begitu," ungkapnya
"Kita berusaha yang terbaik untuk Nagan Raya," demikian tutupnya.
Penulis: Hendria Irawan