IJN - Pekanbaru | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pekanbaru bersinergi dengan Jatanras Polda Riau berhasil mengungkap pelaku teror pembakaran mobil dinas Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP).
Informasi diterima IndoJayaNews.com, pada Senin (24/1), tim gabungan berhasil mengamankan narapidana Lapas Pekanbaru berinisial RS sebagai otak dari pembakaran mobil tersebut.
Sebelumnya, mobil dinas Ka KPLP Pekanbaru, Effendi Parlindungan Purba, bernomor polisi BM 1442 TP hangus dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) pada Kamis (21/1) di komplek kediamannya.
Baca juga : Jokowi Minta Polri Tak Ragu Usut Mafia Tanah
Setelah menghimpun informasi, pihak Lapas langsung berkoordinasi dengan Kepala Unit Jatanras Polda Riau untuk melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku.
Pada Senin (24/1) pagi, tim berhasil menangkap pelaku berinisial I dan setelah dilakukan pengembangan, diungkap tiga orang lainnya berinisial YG, D, S yang bertindak sebagai eksekutor, serta F, dan FF.
“Yang bersangkutan mengakui bahwa dia menyuruh orang di luar Lapas untuk melakukan pembakaran mobil Kepala KPLP dengan motif sakit hati, lantaran ponselnya yang di dalamnya juga terdapat M~banking berisi Rp 2 M (pengakuannya) pernah disita oleh Ka Kplp dan selanjutnya diserahkan kepada pihak Kepolisian. Jadi motifnya adalah dendam,”kata Kadivpas Kanwil Kemenkumham Riau, M Hilal.
Lebih lanjut, Kadivpas juga membeberkan bahwa narapidana RS telah diamankan ke blok pengendali narkoba (BPN).
Atas kejadian tersebut, dia menyebutkan, saat ini situasi Lapas Pekanbaru dalam keadaan aman dan kondusif.
“Kondisi Lapas Pekanbaru dalam keadaan aman dan kondusif. Kami terus berkoordinasi dengan Polda Riau dan aparat penegak hukum terkait lainnya untuk menindaklanjuti kasus ini dan berupaya menciptakan suasana Lapas yang aman dan tertib,”tutupnya. [Red/HI]