IJN - Bireuen | Isu masifnya money politic (politik uang) dalam berbagai bentuk yang terjadi jelang pilkada benar-benar sudah dianggap mengkhawatirkan dan harus dilawan.
Untuk itu, Nyak Din mantan TNA wilayah Batee Iliek menyerukan Kepada mantan TNA dan masyarakat di wilayah Batee Iliek untuk berperang melawan praktek money politic di Kabupaten Bireuen.
"Money politic (politik uang) harus diperangi dan dilawan, harus bisa dihilangkan walau perlu waktu dan kerja keras," tegas Nyak Din, di Bireuen, Minggu 3 November 2024.
Nyak Din mengatakan bahwa dirinya tetap menolak segala bentuk politik uang. Baginya, cara terbaik bagi tiap paslon bupati Bireuen adalah meyakinkan pemilih bahwa memilih seseorang di pemilu tak boleh berdasarkan uang.
Karena itu, Nyak Din mendesak adanya sosialisasi dan pengawasan terpadu melibatkan berbagai elemen dari KIP, Bawaslu, Polri, dan Kajari. Elemen masyarakat sipil di kabupaten Bireuen yang mendukung demokrasi bersih juga wajib dilibatkan.
"kami mendukung langkah Kajari Bireuen dalam melakukan pemasangan spanduk berisi imbauan anti-politik uang di setiap Gampong (desa_red)," imbuh Nyak Din.
Lebih jauh, Nyak Din menilai masalah politik uang terpulang kepada masing-masing partai Politik. Biasanya, kata Nyak Din, oknum Paslon yang suka jalan pintas akan menghalalkan segala cara demi menang.
"Ada yang memberikan pintu dan jendela. Lalu kesempatan dan peluang ini saling bertemu. Ujungnya demokrasi dalam bahaya," demikian tutup Nyak Din.
Penulis : Dima
Editor : Hendria Irawan