11 Okt 2021 | Dilihat: 993 Kali

Pemdes Kayu Menang Akan Kembangkan Objek Wisata Konservasi Satwa

noeh21
Salah satu titik lokasi objek wisata keterangan Foto: Pantai Teluk Bayu, Kampung Kayu Menang. (IJN/Erwan)
      
IJN - Aceh Singkil | Ditengah pandemi Covid-19 yang melanda, tak membuat hilang semangat Pemerintah Desa (Pemdes) Kayu Menang, Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, untuk terus berinovasi melahirkan program-program kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Ditengah pandemi covid-19 ini, Pemerintah Desa Kayu Menang berencana akan mengembangkan objek wisata konservasi satwa penyu, landak, serta animal lumba-lumba (dolphin),"kata Pj. Kades Kayu Menang, Salihin, A.Md, Senin 11 Oktober 2021.

Dia menyebutkan, rencana pengembangan objek wisata konservasi itu dikembangkan seiring dengan adanya satwa-satwa yang kerap terlihat di lokasi di objek wisata pantai, bahkan memasuki kawasan permukiman penduduk Desa Kayu Menang, Kecamatan Kuala Baru, yang berdekatan dengan kawasan Rawa Singkil.

Menurut Pj. Kades Kayu Menang yang akrab disapa Andang menjelaskan, pembangunan objek wisata di lokasi Desa yang dipimpinnya itu juga dapat menjadi salah satu kawasan penyanggah dalam rencana Investasi Uni Emirat Arab (UEA) di Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

Dengan begitu, kata Andang, sudah selayaknya rencana anggaran investasi UEA di kawasan Kepulauan Banyak, Aceh Singkil, yang kabarnya sebesar 7 triliun dapat terbagi sedikit di kawasan bahari yang berada di Ibukota Kabupaten Aceh Singkil dan Kuala Baru, sebagai kawasan penyanggah pengembangan objek wisata setempat.

"Karena selain sebagai kawasan penyanggah, hal itu juga setidaknya dapat membantu perputaran perekonomian masyarakat yang berada dikawasan ibukota Kabupaten Aceh Singkil dan Kuala Baru," ujarnya.

Dia mengaku, sangat cocok sebagai objek wisata konservasi satwa yang di kembangkan di lokasi pantai Teluk Bayu, Desa Kayu Menang yang saat ini sedang dalam pengembangannya.

"Inovasi-inovasi itu dibuat untuk mempermudah, mengembangkan perekonomian kehidupan masyarakat di tengah pandemi COVID-19 yang tak kunjung berakhir,"ungkapnya.

Diketahui, Badan Usaha Miliki Desa (BUMD) Kayu Menang ditengah pandemi juga turut berinovasi dengan berupaya mengembangkan lokasi objek wisata Pantai Teluk Bayu setempat, yang rencananya akan di fasilitasi memiliki taman bacaan.

Sehingga, bagi para pengunjung yang datang nantinya dapat menyalurkan bakat membacanya sambil menikmati keindahan Pantai Teluk Bayu, Desa Kayu Menang. 

Tak hanya itu, para pengunjung nantinya juga bisa melihat lokasi objek wisata konservasi satwa penyu dan landak, yang rencananya dibuat dilokasi Pantai Teluk Bayu, Desa Kayu Menang. Namun, untuk itu juga perlu adanya dukungan dari berbagai pihak diantaranya Pemkab Aceh Singkil melalui instansi terkait.

"Sehingga apa yang diwacanakan menjadikan lokasi objek wisata Pantai Teluk Bayu memiliki taman bacaan dan sebagai lokasi konservasi serta wisata edukasi hendaknya dapat terwujud,"harapnya.

"Karena selain membangun ekonomi masyarakat, juga dapat memajukan dan mempromosikan kawasan yang berdekatan dengan Hutan Rawa Singkil seperti Desa Kayu Menang, Kecamatan Kuala Baru kedunia luar serta menjadi salah satu kawasan penyanggah dalam wacana Investa Uni Emirat Arab (UEA) diKepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil,"demikian tutupnya


Penulis: Erwan
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas