26 Sep 2025 | Dilihat: 507 Kali

DPD IKAN Ajak Remaja Perang Terhadap Narkoba

noeh21
Ketua DPD IKAN melakukan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di SMA Negeri 1 Jeumpa. (Foto/ist).
      
IJN - Bireuen | Ketua Dewan Pimpinan Daerah Inspirasi Keluarga Anti Narkoba (DPD IKAN) Kabupaten Bireuen, Mukhlis Aminullah SE, MM mengajak para remaja untuk menyatakan pernah terhadap narkoba. Hal ini sebagaimana disampaikannya pada acara sosialisasi bahaya narkoba di SMA Negeri 1 Jeumpa, Jumat, 26 September 2025. 
 
Mukhlis Aminullah menjelaskan, berbagai macam narkotika dan zat adiktif lainnya merupakan ancaman nyata yang dapat menghancurkan masa depan generasi bangsa. Berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2025 menunjukkan sebanyak 2,2 juta remaja di Indonesia telah terjerat penyalahgunaan narkoba. 
 
“Ini bukan angka kecil. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan hingga 28 persen di kalangan remaja. Rentang usia 11 hingga 24 tahun menjadi kelompok paling rentan, terutama pelajar dan mahasiswa,” kata Mukhlis.
 
Akibat mengkonsumsi narkoba, kata dia, akan berdampak buruk terhadap fisik, mental, hingga sosial. "Secara fisik, narkoba merusak organ vital, melemahkan sistem imun, bahkan dapat mengakibatkan kerusakan otak permanen. Dari sisi mental, narkoba memicu depresi, kecemasan, hingga perilaku berbahaya seperti agresivitas dan risiko bunuh diri," sebut dia. 
 
Menurutnya, untuk mengantisipasi agar remaja tidak menjadi korban narkoba perlu menghindari sifat ingin mencoba, atau ikut-ikutan teman sebaya yang mengkonsumsi narkoba. Makanya perlu lingkungan pergaulan yang baik dan adanya pengawasan orang tua, serta edukasi tentang bahaya narkoba. 
 
Selain itu, katanya, pentingnya memberikan alternatif kegiatan positif bagi remaja, seperti olahraga, seni, dan organisasi kepemudaan. Dengan aktivitas yang bermanfaat, remaja akan lebih terlindungi dari ajakan negatif. 
 
“Kalau energi anak muda diarahkan ke hal-hal positif, peluang mereka untuk terjebak narkoba akan jauh lebih kecil,” tambah Mukhlis. 
 
 Kepala SMA Negeri 1 Jeumpa, Anna Fadhla, S.Pd, MM mengatakan, pencegahan remaja dari pengaruh narkoba harus dilakukan sejak dini. Sekolah dan keluarga harus berperan aktif memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba.
 
"Jangan sampai anak-anak mencari tahu dari sumber yang salah, lalu akhirnya terseret dalam jeratan narkoba,” sebutnya.
 
Penulis: Amiruddin
Editor: Redaksi