25 Oktober 2020 | Dilihat: 1086 Kali
Kadisdikbud Subulussalam Juga Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Pesannya
noeh21
Ket foto : Kepala Disdikbud Subulussalam, H. Sairun, S. Ag
 

IJN - Subulussalam | Selain Wakil Walikota Subulussalam dinyatakan positif Covid-19, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) setempat, H. Sairun, S. Ag juga dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu disampaikan, Sairun saat ditemui dilokasi isolasi Puskesmas Jontor Kecamatan Penanggalan, Minggu 25 Oktober 2020. 

"Sesuai hasil swab dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, saya dinyatakan positif Covid-19 dan kini sedang melakukan isolasi," kata Sairun.

Baca Juga : Wakil Walikota Subulussalam Positif Covid-19

Sairun mengatakan tidak ada gejala yang ia rasakan baik sebelum dilakukan uji swab maupun sekarang. Bahkan, Sairun mengaku kondisi kesehatannya saat ini masih terasa fit tanpa menunjukkan gejala-gejala terkena Covid-19.

"Karena hasil swab menunjukkan positif, saya harus mengikuti sesuai dengan protokol kesehatan yaitu isolasi beberapa hari kedepan," ungkapnya. 

Pria yang akrap disapa Ketum ini pun mengaku sebelum keluar hasil swab, ia dua kali melakukan uji rapid tes saat berada di Banda Aceh. Hasil kedua rapid tes tersebut menunjukkan positif. Lalu tak lama setelah hasil rapid tes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Subulussalam menghubungi nya melalui telepon seluler untuk menyampaikan hasil swab terhadap dirinya.

 "Mengetahui hasil swab, saya langsung berangkat ke Subulussalam naik mobil yang sebelumnya berencana pulang naik pesawat lewat Medan. Setelah sampai ke Subulussalam saya tak singgah di rumah dan langsung menuju Puskesmas Jontor untuk melakukan isolasi," kata Sairun.

Sairun menyampaikan bahwa seluruh aktivitas jajaran Dinas Pendidikan terus berjalan sebagaimana biasanya, termasuk aktivitas pembelajaran tatap muka. Untuk proses manajemen administrasi kantor dinas pendidikan, Sairun mengatakan akan memberikan mandanlt kepada orang yang di tunjuk untuk mengendalikan seluruh proses administrasi. "Walaupun beberapa hari kedepan saya mengikuti isolasi, tidak ada kendala mengenai proses administrasi semua berjalan sebagaimana biasanya," kata Sairun.

Kepada orang yang pernah kontak dengannya beberapa hari yang lalu, Sairun berharap dengan kesadaran untuk melakukan uji rapid tes atau swab agar dapat terdeteksi dini apakah terpapar Covid-19 atau tidak sehingga tidak menyebarkan virus ke orang lain.

Penulis : AB
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com