05 Jan 2025 | Dilihat: 1492 Kali

Mualem-Dek Fadh Minta Penembak Warga Aceh Dihukum Berat, Siap Berikan bantuan Hukum

noeh21
Muzakir Manaf- Fadhullah (Mualem - Dek Fadh)
      
IJN - Banda Aceh | Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah, SE (Dek Fadh) meminta Kapolri dan Panglima TNI mengusut tuntas dan menghukum pelaku seberat-beratnya atas kasus penembakan warga Aceh Bos Rental Mobil direst area KM 45 Tol Tangerang-Merak yang menyebabkan korban IAR meninggal dunia dan RAB kritis.

Hal tersebut disampaikan Dek Fadh, Wakil Gubernur Aceh terpilih yang sebelumnya juga ikut mendampingi proses hukum kasus Imam Masykur yang melibatkan oknum Paspampres dan warga sipil.

Lihat Juga : Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penembakan Bos Rental Mobil di Rest Area Tangerang

"Karena pelaku terlibat oknum Militer TNI AL dan warga sipil, maka kita meminta kedua kepala instansi tersebut yaitu Kapolri dan Panglima TNI serius melakukan proses hukum terhadap pelaku," kata Dek Fadh, Wakil Gubernur Aceh Terpilih kepada IndoJayaNews.com, Minggu, 5 Januari 2025.

Lihat Juga : Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penembakan Bos Rental Mobil di Rest Area Tangerang
 
Dek Fadh menambahkan dirinya bersama Mualem siap membantu keluarga korban termasuk memberikan bantuan hukum hingga tuntas jika dibutuhkan.

"Kami menaruh perhatian yang besar terhadap kasus ini, termasuk kita sudah menyampaikan kepada keluarga melalui Tim kita Azhari Cage, bahwa Mualem - Dek Fadh siap membantu mengawal proses hukum termasuk memberikan bantuan hukum kepada korban,"tambah Dek Fadh.

Lihat Juga : Detik-detik Prajurit TNI AL Tembak Bos Rental Mobil di Rest Area

Selain itu, Dek Fadh juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya IAR dalam kasus tersebut.

Bahkan, Mualem-Dek Fadh menyatakan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan advokasi kepada warga Aceh dari ketidakadilan




Penulis : Hendria Irawan