06 Jun 2023 | Dilihat: 1042 Kali

Pj Bupati Meurah Budiman Respon Keluhan Petani di Bandamulia dan Bendahara

noeh21
PJ Bupati Aceh Tamiang Meurah Budiman bersama Wakil Ketua DPRK Fadlon Melihat langsung saluran irigasi yang dilaporkan petani setempat. Foto. IST
      
IJN - Aceh Tamiang | Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tamiang, Dr. Drs. Meurah Budiman, SH, MH, bersama Wakil Ketua DPRK Fadlon, SH, didampingi Kadis PUPR Eddy Mofizal meninjau irigasi yang berada di Kampung Paya Rahat, Kecamatan Banda Mulia, dan Kampung Seunebok Aceh, Kecamatan Bendahara, Senin 5 Juni 2023.
 
Dalam beberapa tahun terakhir, petani mengalami gagal panen karena banjir dan kekeringan. Sebelum meninjau jalur irigasi yang dilaporkan petani. 
 
Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman bersama rombongan mengawali kunjungan kerjanya dengan membuka akses dialog bersama warganya, guna menjaring persoalan dan permasalahan di sana.
 
“Selama ini jalur irigasi yang ada tidaklah maksimal mengairi tanaman padi kami. Hal ini dikarenakan pompa air yang menyedot sumber air dari aliran sungai di Kampung Seunebok Aceh Kecamatan Bendahara yang juga mengalir ke parit irigasi Kecamatan Banda Mulia kapasitasnya kecil,"keluh warga disampaikan ke Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman.
 
Dengan cermat, Pj Bupati Meurah Budiman mendengar keluhan masyarakat.
 
“Pak Meurah, parit-parit irigasi kami juga perlu dibeton, sehingga aliran air yang mengalir menjadi lancar. Jika parit di beton, badan jalan dan tepian sawah milik masyarakat tidaklah terkikis,"ucap seorang lagi.
 
Menanggapi laporan dan keluhan Petani, Pj Bupati mengajak para unsur Kecamatan dan Kampung menyusuri jalur irigasi serta lokasi pompa air dengan mengendari sepeda motor membonceng Wakil Ketua DPRK Fadlon.
 
“Kondisi yang kami temukan selama penelusuran dan peninjauan, sebagian tanggul irigasi terdapat longsoran,"kata Meurah Budiman disela-sela pantauannya di lokasi.
 
Dengan kondisi jalur irigasi itu, Pj Bupati bersama Kadis PUPR akan mencari solusi untuk perbaikan infrastruktur tersebut.
 
Ia menyebut, untuk langkah awal, pihaknya akan menghadap dan melakukan komunikasi dan konsultasi kepada Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dan Anggota DPR RI asal Dapil Aceh II untuk menurunkan anggaran perbaikan talud dan pompa air berkapasitas besar.
 
“Pak Eddy (Kadis PUPR -red) segera buatkan Detail Engineering Design (DED) nya. Perbaikan pembangunan talud irigasi ini sangat penting bagi para petani kita guna mengairi sawahnya. Jika hal ini segera tertangani maka pendapatan petani juga bisa meningkat dan ekonomi masyarakat di dua kecamatan ini bisa ikut bangkit,"ucap Meurah Budiman.
 
Meurah Budiman berharap dukungan dan partisipasi semua pihak, agar persoalan irigasi ini segera selesai dan Pemerintah Pusat mau menurunkan anggaran guna perbaikan dan peningkatan kapasitas pompa irigasi ini.
 
Selain meninjau jalur irigasi, Meurah Budiman juga meninjau jembatan Bailey (jembatan rangka baja pra-fabrikasi yang bersifat portabel) menghubungkan Kampung Meunasah Paya dan Kampung Meurandeh di Kecamatan Manyak Payed. 
 
Menyikapi persoalan jembatan itu, Pj Bupati meminta kepada Kadis PUPR Eddy Mofizal menyiapkan Detail Engineering Design (DED) untuk segera dilakukan tahapan-tahapan perbaikan.
 
“Jembatan merupakan akses vital masyarakat, yang dijadikan penghubung agar segala bentuk aktivitas masyarakat berjalan lancar. Kita sama-sama berharap dalam waktu dekat kita memiliki anggaran yang cukup untuk perbaikan jembatan”, sebut Meurah.
 
Di lokasi terakhir ini, Pj Bupati Meurah Budiman juga menerima saran dari masyarakat untuk melanjutkan pengaspalan jalan kabupaten sebagai penghubung antara Kecamatan Banda Mulia dan Manyak Payed. [Red]
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas