IJN – Bireuen | Pantai Jangka, yang terletak di Desa Jangka Mesjid Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen, mengalami lonjakan jumlah pengunjung selama libur Lebaran tahun 1446 H.
Keindahan alam pantai ini yang menawarkan pemandangan laut luas, dan suasana tenang menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan, baik yang berasal dari luar daerah maupun masyarakat lokal.
Fakrurriza, warga setempat Sabtu, 5 April mengatakan, Kenaikan jumlah wisatawan terlihat sejak H+2 hari lebaran hingga hari ini saat masyarakat banyak yang memanfaatkan waktu libur bersama keluarga.
Banyak pengunjung yang datang untuk menikmati suasana pantai, bermain air, serta menikmati aneka hidangan yang ditawarkan oleh warung-warung makan di bibir pantai, katanya.
"Saya bersama keluarga kemari untuk merayakan liburan Hari Raya. Pantainya sangat indah dan suasananya sangat nyaman untuk bersantai. Ini adalah momen yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga," timpal Efendi salah seorang pengunjung Pantai Jangka, Sabtu, 5 April 2025.
Dia mengatakan, rindangnya pohon cemara di sepanjang kawasan wisata ini menjadi salah satu penyebab daya tarik dirinya bersama keluarga untuk menghabiskan waktu santai di sana.
Menurutnya, pantai ini merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bireuen populer bagi masyarakat yang ingin melepas penat dan menikmati suasana pantai.
Apalagi pada saat cuaca cerah, banyak orang memilih pantai sebagai tempat untuk beristirahat dan mengisi waktu luang, katanya.
"Suara ombak yang tenang, angin yang sejuk, serta pemandangan laut yang memukau membuat pantai menjadi tempat yang sempurna untuk merelaksasi tubuh dan pikiran," sebutnya.
Tak hanya itu, banyak pengunjung yang datang ke pantai untuk sekadar menikmati pemandangan alam yang menyejukkan mata, atau bahkan berburu momen terbaik untuk berfoto. Pemandangan matahari terbenam dan birunya laut memang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.
Kepala Desa Jangka Mesjid, Muslimun mengatakan, lokasi wisata di Jangka buka jam 07.00 dan ditutup sebelum azan magrib. "Intinya magrib kita sudah tutup," ucapnya.
Penulis : Kontributor Bireuen
Editor : Muhammad Zairin